TERITORIAL24.COM, BLITAR – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan kerja ke Kota Blitar untuk meninjau langsung ketersediaan dan harga bahan pangan pokok di Pasar Pon.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur juga membuka kegiatan pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di halaman Kantor Wali Kota Blitar, Selasa (26/8/2025).
Kunjungan ini turut didampingi oleh Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin (yang akrab disapa Mas Ibin), dan Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba.
Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa pelaksanaan pasar murah ini merupakan langkah konkret dalam menekan inflasi dan memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Ia menegaskan pentingnya distribusi bahan pangan, khususnya beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), agar tepat sasaran dan terjangkau oleh masyarakat.
Khofifah menyebut bahwa pemerintah telah menerima surat dari Bapanas terkait penyesuaian harga eceran tertinggi untuk beras premium Rp 14.900/kg, dan beras medium Rp 13.500/kg.
“Alasan kami hadir langsung di sini adalah untuk memastikan tidak hanya ketersediaan stok beras yang cukup, tetapi juga distribusinya berjalan dengan baik. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang masih dapat dijangkau,” ujar Khofifah.
Sementara itu, Wali Kota Blitar, Mas Ibin, menyambut baik kehadiran Gubernur Jawa Timur dan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pasar murah yang dinilainya sangat membantu warga.
“Kami merasa bangga dan bersyukur atas perhatian Ibu Gubernur kepada masyarakat Blitar. Kehadiran beliau dan digelarnya pasar murah ini tentu sangat berarti, terutama dalam upaya menjaga kestabilan harga pangan dan membantu warga memenuhi kebutuhan pokok,” tuturnya.
Pasar murah ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga Blitar yang memanfaatkannya untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari dengan harga bersubsidi.












