Hukum & Kriminal

Gudang dan Bengkel Dibobol, Warga Tanjung Mulia Hilir Resah Minta Polisi Tingkatkan Patroli

83
×

Gudang dan Bengkel Dibobol, Warga Tanjung Mulia Hilir Resah Minta Polisi Tingkatkan Patroli

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Warga Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, mengaku resah menyusul maraknya aksi pencurian yang menyasar rumah warga, bengkel hingga gudang di kawasan tersebut.

Aksi kejahatan terbaru terjadi pada Senin (17/8/2026) dini hari. Seorang penjaga malam gudang milik Acai di Jalan Pelopor, Aon (53), menjadi korban perampasan setelah didatangi seorang pria yang mengenakan sebo dan membawa senjata tajam.

Menurut Aon, pelaku mengancam dirinya dan kemudian merampas telepon seluler miliknya.

“Iya Pak, saya diancam. Kalau hape tidak diberikan, perut saya bisa dingin,” ujar Aon kepada wartawan, Senin (17/8/2026).

Peristiwa tersebut menambah keresahan warga yang sebelumnya juga mengalami aksi pencurian di sejumlah lokasi.

Salah satunya terjadi di bengkel sepeda motor milik Lae Sinaga. Bengkel tersebut dilaporkan dibobol kawanan pencuri.

Sejumlah peralatan yang biasa digunakan untuk reparasi sepeda motor raib dibawa pelaku.

Aksi serupa juga dialami Pedi (49), pemilik gudang di kawasan tersebut. Gudangnya dimasuki pencuri dan kejadian itu bahkan terekam kamera pengawas atau CCTV.

“Mesin gerinda besi hilang, Bang,” keluh Pedi.

Rangkaian kejadian tersebut membuat warga meminta aparat kepolisian meningkatkan pengamanan, terutama pada malam hingga dini hari yang dinilai menjadi waktu rawan terjadinya aksi kejahatan.

Seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya berharap Polres Pelabuhan Belawan segera turun tangan untuk mengusut rangkaian pencurian tersebut.

“Kita meminta pihak Polres Pelabuhan Belawan cepat turun dan bertindak sehingga masyarakat terlindungi dari segala bentuk kejahatan,” tegasnya.

Selain meminta peningkatan patroli, warga juga berharap kepolisian melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku maupun kemungkinan adanya jaringan yang berkaitan dengan aksi pencurian tersebut.

Di tengah keresahan itu, muncul dugaan dari sebagian warga bahwa maraknya pencurian berkaitan dengan peredaran narkoba di kawasan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *