Harapannya, kegiatan ini menjadi titik awal sinergi konkret yang berkelanjutan antar pelaku pembangunan desa.
Melalui momentum reses ini, Guntur Wahono membuktikan bahwa pembangunan desa bukan sekadar janji politik, tapi komitmen jangka panjang yang harus dirancang bersama dan dikerjakan dengan hati.(Didik)












