TERITORIAL24.COM, MEDAN – Memasuki hari ke-11, Operasi Keselamatan Toba 2025 yang digelar oleh Polda Sumatera Utara terus menunjukkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keselamatan berlalu lintas.
Operasi ini melibatkan ribuan kegiatan preemtif dan preventif yang terus digencarkan oleh jajaran kepolisian.
Berdasarkan laporan harian, hingga hari ke-11, sebanyak 9.386 kegiatan sosialisasi telah dilakukan kepada masyarakat, 901 kepada kendaraan, 1.310 untuk kondisi jalan, dan 622 langkah preventif pada lingkungan sekitar.
Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa operasi tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga bertujuan untuk membangun budaya berlalu lintas yang tertib dan aman di Sumatera Utara.
Namun, meskipun banyak upaya persuasif yang dilakukan, penegakan hukum tetap menjadi bagian yang penting dalam menciptakan keselamatan berlalu lintas.
Pada hari ke-11, petugas mencatat sebanyak 175 kasus pelanggaran langsung yang ditindak, termasuk 19 kendaraan yang menggunakan klakson telolet, 89 kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), 33 kendaraan travel gelap, serta 34 mobil barang yang digunakan untuk mengangkut penumpang secara ilegal.
Selain itu, sebanyak 3.388 pelanggaran lainnya juga ditindak, terdiri dari 46 tilang elektronik statis, 17 tilang elektronik mobile, 985 tilang manual, dan 2.340 teguran.
Hal ini mencerminkan bahwa masih banyak pengendara yang belum sepenuhnya menyadari aturan lalu lintas yang berlaku.
Kapolda Sumut, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., melalui Plt. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Toba bukan sekadar penegakan hukum, melainkan sebuah gerakan bersama untuk menciptakan lalu lintas yang lebih aman dan tertib.
“Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama.
Penindakan yang dilakukan bertujuan bukan hanya memberikan sanksi, tetapi juga memberi efek jera dan membentuk perilaku berkendara yang lebih tertib,” pungkas Kombes Yudhi.(Anggi)












