TERITORIAL24.COM, MEDAN – Paviliun Kabupaten Asahan di ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 menghadirkan beragam potensi daerah, salah satunya produk pembibitan tanaman berbasis kultur jaringan dari Hijau Surya yang menarik perhatian para pengunjung.
Sales Hijau Surya, Amri, mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam PRSU 2026 menjadi upaya memperkenalkan produk unggulan Asahan kepada masyarakat luas.
Beragam bibit tanaman dipamerkan, mulai dari anggrek, pisang hingga kentang yang diproduksi melalui teknologi kultur jaringan.
“Kami ikut berkontribusi di PRSU karena Hijau Surya menjadi salah satu daya tarik dan ikon dari Asahan. Perusahaan kami bergerak di bidang pembibitan berkonsep kultur jaringan yang dibibitkan sendiri melalui laboratorium kami di Asahan,” ujar Amri saat ditemui di lokasi PRSU, Minggu (13/7/2026).
Hijau Surya berdiri sejak 2012 dengan fokus mengembangkan bibit tanaman berkualitas, khususnya pisang, guna mendukung peningkatan produktivitas dan keberlanjutan sektor pertanian di Indonesia.
Seluruh proses pembiakan dilakukan di laboratorium dan rumah kaca dengan standar higienis yang ketat.
Perusahaan ini juga telah mengantongi Sertifikat Produsen dan Distributor Kompeten Benih Kultivar Jaringan Tanaman Hortikultura dari Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara sejak 2016.
Untuk menjaga kualitas dan kemurnian genetik tanaman induk, Hijau Surya bekerja sama dengan Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu) Kementerian Pertanian.
Kolaborasi tersebut menghasilkan blok fondasi tanaman induk berbagai varietas pisang komersial, seperti Barangan Merah, Kepok Kuning Tanjung, Raja Bulu, Ameh Pasaman, dan Mas Kirana.
Amri menjelaskan, masyarakat yang ingin memperoleh bibit unggulan tidak perlu datang langsung ke Asahan. Pemesanan dapat dilakukan secara daring dengan layanan pengiriman ke berbagai daerah di Indonesia.
“Pemasaran kami sudah ke seluruh Indonesia. Pengiriman aman selama waktu tempuh tidak lebih dari 10 hari. Untuk pelanggan di Medan, biasanya paket tiba dalam dua sampai tiga hari, maksimal empat hari melalui Pos,” katanya.












