Tebing Tinggi - Batu Bara

‎Jadi Ikon Baru Kota Tebing Tinggi, Pusat Kuliner Masjid Agung Resmi Dibuka ‎

226
×

‎Jadi Ikon Baru Kota Tebing Tinggi, Pusat Kuliner Masjid Agung Resmi Dibuka ‎

Sebarkan artikel ini

‎Revitalisasi lahan eks Kejari, Wali Kota Tebing Tinggi tekankan ketertiban, keamanan, dan kebersihan demi keberlanjutan UMKM

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, dan diharapkan menjadi ikon baru kota sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan(foto: Diskominfo Tebing Tinggi)

TERITORIAL24.COM,‎Tebing Tinggi — Pemerintah Kota Tebing Tinggi resmi membuka Pusat Kuliner Masjid Agung yang berlokasi di Jalan KL Yos Sudarso, Jumat (30/1/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, dan diharapkan menjadi ikon baru kota sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan.

‎Pusat kuliner ini merupakan hasil revitalisasi lahan eks Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebing Tinggi yang telah terbengkalai sejak tahun 2020.

Setelah kurang lebih lima tahun tidak dimanfaatkan, kawasan tersebut kini disulap menjadi ruang usaha terpadu bagi pelaku UMKM sekaligus destinasi wisata kuliner bagi masyarakat.

‎Dalam sambutannya, Wali Kota Tebing Tinggi menyampaikan tiga pesan utama kepada para pedagang dan pengunjung agar pusat kuliner ini dapat berjalan tertib, nyaman, dan berkelanjutan.

‎Pesan pertama berkaitan dengan ketertiban umum, di mana para pedagang diimbau untuk menghentikan sementara aktivitas jual beli saat azan berkumandang sebagai bentuk penghormatan terhadap lingkungan Masjid Agung.

‎Pesan kedua menyangkut keamanan kawasan, baik keamanan kendaraan pengunjung, aset kios pedagang, maupun perilaku di ruang publik.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kota Tebing Tinggi akan menempatkan personel Satpol PP di area pusat kuliner.

‎Pesan ketiga adalah menjaga kebersihan, yang menjadi tanggung jawab bersama antara pedagang dan pembeli demi menciptakan suasana yang nyaman dan sehat.

‎> “Tiga pesan ini saya titipkan demi kenyamanan bersama dan harus selalu dijaga. Untuk keamanan, nanti personel dari Satpol PP akan ada di sini,” ujar Wali Kota.

‎Wali Kota menjelaskan bahwa pembangunan pusat kuliner ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan, meskipun dalam prosesnya terdapat berbagai dinamika.

‎> “Kurang lebih lima tahun lahan ini kita revitalisasi menjadi pusat kuliner. Pro dan kontra itu hal biasa. Namun saya berjanji, kami bekerja untuk kesejahteraan rakyat apa pun tantangannya. Kita akan terus mendorong ekonomi kerakyatan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *