Daerah

Jalasah Imaniyah Kader di Siak, Taubat Transformatif Menuju Kemenangan 2029

45
×

Jalasah Imaniyah Kader di Siak, Taubat Transformatif Menuju Kemenangan 2029

Sebarkan artikel ini

Ustadz Muh Taufik HS, S.Ag., CWC, menjadi pemateri dalam pembinaan ruhiyah kader melalui penguatan akidah, akhlak, dan ibadah.

Jalasah Imaniyah Kader di Sekolah Sahabat Al-Qur’an, Siak Sri Indrapura, mengangkat tema Taubat Transformatif untuk memperkuat ruhiyah, akhlak, dan kualitas ibadah kader menuju 2029(Ist)

SIAK SRI INDRAPURA | TERITORIAL24.COM– Jalasah Imaniyah Kader (JIK) akan digelar di Sekolah Sahabat Al-Qur’an, Siak Sri Indrapura, Ahad, 25 Oktober 2026, pukul 07.00–12.00 WIB. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan ruhiyah untuk memperkuat keimanan, akhlak, dan kualitas ibadah kader dalam menyongsong agenda dakwah menuju 2029.

 

Mengusung tema “Taubat Transformatif: Membasuh Jiwa, Pembersih Hati, Penguat Ketakwaan, Meraih Keberkahan, Menjemput Kemenangan 2029”, kegiatan ini menghadirkan Ustadz Muh Taufik HS, S.Ag., CWC, penulis buku sekaligus trainer nasional, sebagai pemateri.

Taubat transformatif menjadi pokok pembahasan yang menekankan pentingnya perubahan diri secara menyeluruh, mulai dari kebersihan hati, penguatan ketakwaan, hingga perbaikan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Ustadz Muh Taufik HS, taubat harus menjadi langkah awal untuk memperbaiki kualitas diri dan memperkuat komitmen dalam menjalankan nilai-nilai Islam. Penyesalan atas kesalahan masa lalu perlu diikuti dengan perubahan nyata dalam sikap, akhlak, dan ibadah.

“Taubat bukan sekadar menyesali kesalahan masa lalu, tetapi harus menjadi titik awal perubahan diri. Kita perlu membersihkan hati, memperkuat ketakwaan, memperbaiki akhlak, dan menjaga kualitas ibadah. Perjuangan dakwah membutuhkan pribadi-pribadi yang kokoh secara spiritual dan konsisten dalam kebaikan,” ujarnya, Jumat(23/10/2026).

Lebih lanjut, menurut Ustadz Muh Taufik, pembinaan ruhiyah menjadi bagian penting dalam membangun pribadi yang istiqamah.

Semangat dakwah perlu berjalan seiring dengan kesungguhan memperbaiki diri, menjaga integritas, serta meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.

Perkuat Akidah, Akhlak, dan Ibadah

JIK menetapkan tiga target capaian kader atau muwashofat,yakni Salimul Aqidah (akidah yang bersih),Matinul Khuluq (akhlak yang kokoh), dan Shahihul Ibadah (ibadah yang benar).

Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi pembinaan untuk membentuk kader yang memiliki keteguhan iman, kematangan akhlak, serta kedisiplinan dalam menjalankan ibadah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *