Asahan - Tanjungbalai

Kades Gunung Berkat “Ngawur”, Tuding Jurnalis Terima Uang Dari Bandar Narkoba

1048
×

Kades Gunung Berkat “Ngawur”, Tuding Jurnalis Terima Uang Dari Bandar Narkoba

Sebarkan artikel ini
Suasana puluhan mahasiswa ketika melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kejari Asahan dalam rangka mendesak penetapan status tersangka sekaligus dilakukannya penahanan terhadap Kades Gunung Berkat E Sinaga dalam kasus dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran narkoba jenis sabu – sabu di desanya.(gan)

TERITORIAL24.COM, Asahan-Kepala Desa (Kades) Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulau, Asahan E. Sinaga, dinilai mulai “ngawur” pasca terungkapnya kasus dugaan keterlibatannya dalam pusaran jaringan pengedar narkoba jenis sabu – sabu di desanya.

Pasalnya, pria berkumis tebal itu dengan terang – terangan menuding jurnalis atau wartawan yang memberitakan masalah melilitnya tersebut, menerima uang dari bandar narkoba.

Pernyataan mengejutkan dari E Sinaga itu dilontarkannya ketika bertemu dengan sejumlah wartawan termasuk teritorial24.com di Cafe Palm Kopi di Desa Aek Songsongan, Kecamatan Aek Songsongan, Selasa sore (08/07/2025).

Tudingan tidak berdasar tersebut, dilontarkannya dengan dalih tidak mengapresiasi dan mendukung tindakan yang saat ini membuatnya menjadi sasaran pemberitaan media itu.

“Aku heran melihat tindakan jurnalias dalam kasus narkoba yang orang si Ucok Langit dan si Gunawan itu. Bukannya mendukung atau mengapresiasi tindakan yang ku lakukan, malah membuat pemberitaan yang tidak – tidak, dengan menduga – duga aku terlibat dalam kasus tersebut. Mungkin mereka dekat dan sudah menerima uang dari bandar narkoba,” cetus E Sinaga dalam pertemuan itu.

Tudingan itu sontak membuat kalangan wartawan yang bertemu dengannya terkejut dan dengan spontan mempertanyakan maksud serta tujuannya melontarkan pernyataan tersebut.

Namun E Sinaga terlihat langsung berupaya untuk tidak menghiraukan pertanyaan yang mengarahkannya untuk membuktikan pernyataannya itu dengan mengubah arah pembicaraan hingga pertemuan tersebut bubar sekitar pukul 18.00 WIB.

Tidak puas dan tersinggung dengan tudingan menyakitkan itu, sejumlah wartawan termasuk teritorial24.com kembali menghubungi E Sinaga melalui jaringan telepon whatsapp-nya di nomor 08536223xxxx.

Dalam perbincangan lewat jaringan selular itu E Sinaga mengatakan, perkataan tersebut dilontarkannya dengan maksud bercanda dan tidak ada maksud lain. Dan dirinya juga langsung menyampaikan permintaan maaf atas tudingan yang dikatakannya ketidaksengajaannya itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *