Bisnis dan Teknologi

KAI Divre I Kembali Operasionalkan KA Sribilah Utama Fakultatif, Ketersediaan Kursi di Sumut Naik 13 Persen

308
×

KAI Divre I Kembali Operasionalkan KA Sribilah Utama Fakultatif, Ketersediaan Kursi di Sumut Naik 13 Persen

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Kabar gembira bagi masyarakat yang merencanakan perjalanan selama libur panjang Isra Miraj.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara kembali mengoperasikan KA Sribilah Utama Fakultatif relasi Medan – Rantau Prapat mulai Kamis hingga Minggu (15-18 Januari 2026).

Melalui pengoperasian kereta tambahan ini, total kapasitas tempat duduk yang disediakan melonjak menjadi 38.864 kursi, atau tumbuh sekitar 13 persen dari ketersediaan sebelumnya.

Langkah ini diambil guna memastikan setiap warga dapat menikmati momen liburan dengan tenang dan nyaman di tengah tingginya minat masyarakat untuk bepergian.

Hingga Kamis (15/1/2026), antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi dengan tercatatnya 22.269 tiket yang telah dipesan untuk periode libur panjang empat hari ke depan.

“Dioperasikannya KA Sribilah Utama Fakultatif merupakan upaya kami dalam mengantisipasi animo masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api pada momen libur panjang kali ini,” jelas Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo.

Dalam setiap keberangkatannya, rangkaian kereta ini membawa empat kereta kelas ekonomi dan satu kereta makan dengan kapasitas total 420 kursi per perjalanan.

Penambahan armada ini diharapkan mampu mengakomodir rencana perjalanan warga yang ingin menghabiskan akhir pekan panjang mereka bersama keluarga maupun kerabat.

Menjelang libur panjang pada Kamis (15/1/2026), sebanyak 6.571 penumpang telah diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayah Sumatera Utara. Angka okupansi ini diprediksi akan terus meningkat secara dinamis, mengingat KAI menyediakan kapasitas harian mencapai 9.796 tempat duduk selama periode liburan berlangsung.

Pertumbuhan volume penumpang ini selaras dengan tren positif yang tercatat sepanjang tahun 2025, di mana pengguna jasa kereta api di Sumatera Utara mengalami kenaikan sebesar 8 persen. Pilihan masyarakat jatuh pada moda transportasi rel karena menawarkan kepastian waktu tempuh serta tarif yang tetap terjangkau bagi berbagai lapisan pelanggan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *