Peristiwa

Kantor Sinarsergai.com dan ALISSS Diteror, Kabel dan Pipa AC Diputus

135
×

Kantor Sinarsergai.com dan ALISSS Diteror, Kabel dan Pipa AC Diputus

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, SERDANG BEDAGAI — Kantor media daring Sinarsergai.com dan Aliansi Peduli Bersama Masyarakat Indonesia (ALISSS) di Dusun VIII Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, kembali mengalami aksi teror.

Kali ini, pelaku diduga memutus kabel outdoor AC dan membawa kabur selang tembaga perangkat tersebut.

Peristiwa itu diketahui pada Kamis, 19 Februari 2026, sekitar pukul 13.40 WIB. Sehari sebelumnya, Rabu (18/2), unit AC dan bagian outdoor baru saja diservis.

Ketua ALISSS Zuhari mengatakan, saat proses perbaikan sebelumnya teknisi menemukan adanya sayatan diduga bekas pisau atau gergaji pada selang tembaga.

Rencananya, perbaikan lanjutan dilakukan keesokan harinya. Namun saat dicek kembali, selang tersebut sudah hilang.

Zuhari menilai kejadian itu sebagai bentuk teror terhadap aktivitas media dan lembaganya.

Menurut dia, ALISSS belakangan aktif melaporkan dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme di Kabupaten Serdang Bedagai kepada aparat penegak hukum daerah hingga pusat.

Ia juga menyebut, sekitar 15 hari lalu, perangkat outdoor AC kantor Sinarsergai.com diduga dicuri orang tak dikenal.

Laporan telah disampaikan melalui pesan WhatsApp kepada Kanit Reskrim Polsek Firdaus, namun hingga kini pelaku belum tertangkap.

Selain itu, sejumlah warga di wilayah Dusun VII dan VIII Desa Firdaus juga dilaporkan menjadi korban pencurian.

Di antaranya kehilangan sepeda motor Yamaha NMAX di depan masjid saat salat subuh, serta satu unit Honda Supra milik warga.

Kasus tersebut, menurut Zuhari, telah dilaporkan secara resmi ke kepolisian disertai rekaman CCTV.

Terpisah, pengacara asal Medan, Muhammad Fadli, menilai maraknya tindak kejahatan di wilayah tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Ia mengingatkan, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tidak kondusif dapat berdampak pada iklim investasi di daerah.

Fadli mendorong aparat penegak hukum merangkul masyarakat dan tokoh agama serta mengaktifkan kembali ronda malam guna mencegah kejahatan berulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *