Asri juga berharap dukungan dari Pemprov Sumut untuk urusan distribusi dan logistik sampah ke fasilitas PSEL nantinya. Karena, seperti diketahui, mengelola sampah bukan cuma soal membuangnya, tapi juga soal siapa yang mau dan sanggup menjemputnya.
Jika berjalan sesuai rencana, proyek ini bukan cuma bisa mengurangi beban TPA, tapi juga menambah pasokan listrik dan, tentu saja, sedikit mengubah citra sampah yang selama ini hanya dianggap masalah jadi peluang.
Kalau nanti listrik rumah warga Medan dan Deliserdang benar-benar menyala dari hasil pengolahan sampah, mungkin baru saat itu masyarakat bisa bilang: “Buang sampah sembarangan? Sayang, listriknya bisa hilang.”(Anggi)












