“Percil Kejar Esgosa dirancang agar siswa belajar langsung dari kehidupan. Tidak hanya teori, tapi pengalaman nyata,” ujarnya.
Di sisi lain, kehadiran percil di lapangan juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan mengangkat kisah UMKM lokal, destinasi wisata, hingga kuliner khas Kabupaten Blitar, para reporter cilik ikut berperan sebagai duta kecil pariwisata dan ekonomi kreatif.
Program ini mendapat sambutan hangat dari para orang tua. Banyak yang mengaku kagum melihat perubahan signifikan pada anak-anak mereka—lebih percaya diri, lebih berani berbicara, dan lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Sebanyak 36 siswa yang tergabung dalam program ini merasakan kebanggaan tersendiri ketika hasil liputan mereka dipublikasikan.
Melalui Percil Kejar Esgosa, UPT SD Negeri Nglegok 01 membuktikan bahwa pendidikan berbasis pengalaman mampu mencetak generasi muda yang komunikatif, kreatif, dan berkarakter kuat.
Program ini menjadi bukti bahwa proses belajar tidak harus terkungkung dalam ruang kelas—sebaliknya, bisa menjelajah hingga ke berbagai sudut kehidupan masyarakat dan membawa inspirasi kembali ke sekolah.(ADV/didik)












