TERITORIAL24.COM, BLITAR – Pemerintah Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, kembali menggelar tradisi tahunan Bedol Pusaka yang dirangkai dengan Kirab Pusaka dan Jamasan.
Tradisi tersebut menjadi salah satu agenda budaya yang selalu dinantikan masyarakat sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus upaya melestarikan adat istiadat desa.
Carik Desa Plosorejo Sunarjis, S.P. mewakili Kepala Desa menjelaskan, rangkaian kegiatan telah dimulai beberapa hari sebelumnya dengan prosesi Bedol Pusaka dari Kantor Desa menuju makam cikal bakal Desa Plosorejo.
Prosesi tersebut menjadi simbol pengembalian pusaka kepada leluhur sebelum nantinya kembali diarak menuju kantor desa.
Pada hari ini Kamis malam (2/7/2026), rangkaian acara dilanjutkan dengan Kirab Pusaka dari makam cikal bakal menuju Kantor Desa Plosorejo.
Setelah kirab selesai, masyarakat mengikuti kenduri bersama dan sedekah gunungan sebagai ungkapan rasa syukur atas limpahan berkah sekaligus doa untuk keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga desa.
Menurut Carik Desa Plosorejo, kegiatan tersebut merupakan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun dan terus dipertahankan hingga saat ini. Selain sebagai bentuk nguri-uri budaya, tradisi ini juga menjadi pengingat atau pengeling-eling agar masyarakat tidak melupakan sejarah berdirinya desa serta jasa para pendiri yang telah membuka dan membangun wilayah tersebut.
Rangkaian kegiatan masih akan berlanjut pada Jumat malam dengan pelaksanaan sholawat genjring yang dipusatkan di makam cikal bakal atau makam leluhur Desa Plosorejo.
Kegiatan bernuansa religius tersebut diharapkan semakin mempererat kebersamaan warga sekaligus menjadi sarana memanjatkan doa bagi para leluhur dan seluruh masyarakat desa.
Pada hari berikutnya, masyarakat akan disuguhi pertunjukan kesenian gebyak jaranan di lokasi yang sama.
Pentas seni tradisional ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Desa Plosorejo untuk menjaga eksistensi kesenian daerah agar tetap dikenal dan diminati oleh generasi muda di tengah perkembangan zaman.












