Proyek Diminta Dimulai Awal Tahun
Selain persoalan banjir, Komisi 4 DPRD Medan juga meminta pengerjaan proyek infrastruktur tidak menumpuk di penghujung tahun.
Paul bersama anggota Komisi 4, Lailatul Badri dan Renville P Napitupulu, menyarankan agar proses tender proyek dilakukan lebih awal sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat dimulai sejak awal atau pertengahan tahun.
Menurut Paul, pengerjaan proyek yang baru dimulai menjelang akhir tahun berpotensi membuat pelaksanaan pekerjaan terburu-buru. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi kualitas pekerjaan.
“Yang pasti jika dikerjakan awal atau pertengahan tahun, mutu proyek akan lebih berkualitas bahkan terhindar dari Silpa,” ungkapnya.
Menanggapi masukan tersebut, Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan Khairul Azmi mengatakan pihaknya akan berupaya mempercepat proses lelang dan pelaksanaan pekerjaan pada 2027.
“Untuk tahun 2027 nanti pengerjaan dan lelang proyek akan diupayakan mulai bulan Februari,” kata Khairul.
Ia juga menyampaikan komitmen untuk mempercepat pengerjaan pemasangan U-Ditch sebagai bagian dari penanganan drainase.
“Masukan dan saran dewan akan menjadi kajian teknis kami,” ujarnya.
Terkait potensi sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa), Khairul mengatakan Dinas SDABMBK akan terus berupaya agar pelaksanaan program dan kegiatan dapat berjalan sesuai target sehingga Silpa dapat diminimalkan.
“Kami tetap akan berjuang dan berusaha menghindari Silpa,” pungkasnya.(Akbar)












