Asahan - Tanjungbalai

Kunjungi Tangsel, Pemko Tanjungbalai Matangkan Strategi Digitalisasi Daerah

44
×

Kunjungi Tangsel, Pemko Tanjungbalai Matangkan Strategi Digitalisasi Daerah

Sebarkan artikel ini
Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina melakukan kunjungan kerja ke Tangerang Selatan. (ham/ist)

TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai- Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina melakukan kunjungan kerja ke Tangerang Selatan dalam rangka studi komparatif terkait strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berbasis digitalisasi.

Kunjungan tersebut menjadi langkah konkret Pemko Tanjungbalai dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah sekaligus mendorong inovasi pelayanan publik berbasis teknologi.

Rombongan dipimpin langsung oleh Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, didampingi Asisten Administrasi dan Umum Walman Riadi P Girsang serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola PAD dan OPD terkait lainnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, Selasa (19/5/2026), Fadly Abdina menyampaikan bahwa prestasi Kota Tangsel sebagai daerah terbaik dalam penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) wilayah Jawa-Bali menjadi alasan utama kunjungan tersebut.

“Kami mendapat banyak gambaran bagaimana sistem yang ada di Kota Tangsel dan ini bisa diaplikasikan di Kota Tanjungbalai. Tangsel memiliki TP2DD terbaik dan optimalisasi potensi daerah yang sangat baik,” ujarnya.

Menurutnya, di era perkembangan teknologi informasi saat ini, optimalisasi PAD tidak hanya berfokus pada peningkatan penerimaan daerah, tetapi juga pada pembangunan sistem pelayanan yang mudah diakses masyarakat, peningkatan kepatuhan wajib pajak melalui pendekatan digital, serta terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tangsel terus menghadirkan inovasi pelayanan publik berbasis digital guna menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan yang memiliki mobilitas tinggi.

“Sekarang segala pelayanan harus dilakukan dari rumah. Karena masyarakat semakin sibuk dengan berbagai aktivitasnya, maka pelayanan publik juga harus semakin mudah diakses,” kata Pilar.

Ia menambahkan, sistem pembayaran dan administrasi daring terus dikembangkan agar masyarakat dapat mengakses layanan kapan saja dan dari mana saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *