Kota Medan

Lampion dan Barongsai Semarakkan Imlek di Jantung Kota Medan

201
×

Lampion dan Barongsai Semarakkan Imlek di Jantung Kota Medan

Sebarkan artikel ini

Rico mengaitkan perayaan itu dengan shio tahun ini, Kuda Api—lambang semangat dan kecepatan. Ia berharap energi tersebut menular pada agenda pembangunan kota. “Medan perlu keberanian untuk melesat maju. Tapi itu hanya mungkin jika semua unsur—tokoh agama, budaya, pengusaha, hingga masyarakat—bergerak bersama,” katanya.

Malam kian larut, tapi arus manusia belum surut. Di antara gemerlap lampion dan riuh musik, Kesawan seolah menegaskan dirinya bukan sekadar kawasan tua, melainkan ruang hidup yang terus menafsir ulang makna kebersamaan.

Usai tarawih dan di tengah perayaan Imlek, Medan seperti merayakan dirinya sendiri: sebuah kota yang belajar berdiri tegak justru karena perbedaannya.(Anggi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *