Salah satu perhatian utama kami adalah memperkuat majelis ilmu dan jaringan dakwah sebagai ruang pembinaan sekaligus pintu masuk bagi lahirnya kader-kader baru.
Jaringan Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) juga menjadi bagian dari proses tersebut.
Dari sinilah pembinaan tidak hanya diarahkan pada penguatan organisasi, tetapi juga pada penguatan pemahaman dan kapasitas kader.
Perlahan, struktur PKS Pelalawan berkembang. Kami membangun 12 Dewan Pengurus Cabang (DPC) di tingkat kecamatan dan 120 Dewan Pengurus Ranting (DPRA) di tingkat desa dan kelurahan.
Di tengah proses tersebut, muncul pula kader-kader muda yang kemudian berkembang menjadi tokoh politik daerah.
Salah satunya Markarius Anwar, ST, MSc, yang kemudian mendapatkan amanah sebagai anggota DPRD Pelalawan.
Markas Dakwah, Simbol Gotong Royong Kader
Salah satu bagian perjalanan yang paling saya kenang adalah pembangunan Markas Dakwah PKS Pelalawan di Jalan Cinta Damai, Akasia, Pangkalan Kerinci.
Gedung dua lantai tersebut lahir dari semangat swadaya kader dan simpatisan.
Bagi saya, bangunan itu bukan sekadar gedung. Di dalamnya tersimpan cerita tentang gotong royong, keikhlasan, pengorbanan, dan keyakinan bahwa sebuah gerakan dakwah membutuhkan ruang untuk bertemu, belajar, membina diri, dan melayani masyarakat.
Markas Dakwah tersebut kemudian diresmikan ketika PKS Riau menjadi tuan rumah Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PKS Riau pada 2014.
Seiring perjalanan organisasi, pengelolaan aset tersebut juga ditata secara kelembagaan.
Kepemilikan yang sebelumnya tercatat atas nama pribadi saya kemudian dialihkan kepada yayasan melalui akta notaris.
Penataan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme dan keberlanjutan organisasi.
Setiap Kepemimpinan Meninggalkan Jejak
Dalam perjalanan sebuah organisasi, setiap kepemimpinan memiliki cerita dan kontribusinya masing-masing.
Pada era Tengku Dr. Kespandiar, ST, MT, pengembangan Markas Dakwah terus dilakukan, termasuk melalui penguatan ornamen dan estetika bangunan.
Kemudian pada masa Ust. H. Abdullah, M.Pd, fasilitas gedung kembali dikembangkan dengan penambahan kanopi untuk menunjang berbagai kegiatan.












