TERITORIAL24.COM, TEBING TINGGI–Masalah bau mulut atau halitosis sering kali membuat seseorang kehilangan rasa percaya diri, terutama saat berinteraksi di lingkungan kerja, keluarga, maupun pertemanan.
Meski tampak sederhana, halitosis sebenarnya dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan di dalam rongga mulut ataupun pada organ lain di dalam tubuh.
Dokter gigi profesional drg. Najib Albana memberikan penjelasan lengkap mengenai penyebab bau napas dan pentingnya pemeriksaan rutin untuk mencegah kondisi tersebut semakin parah.
Menurut drg. Najib Albana, bau mulut disebabkan oleh adanya bakteri penghasil senyawa sulfur di rongga mulut.
Bakteri ini tumbuh subur ketika kebersihan mulut tidak terjaga atau terdapat sisa makanan yang tertinggal di sela gigi.
Kondisi ini semakin buruk jika seseorang jarang menyikat lidah, karena permukaan lidah menyimpan banyak bakteri penyebab bau.
“Sebagian besar bau mulut berasal dari masalah gigi dan gusi, seperti karang gigi, radang gusi, atau gigi berlubang.”
“Namun, ada juga kasus yang dipicu oleh gangguan lambung, infeksi tenggorokan, sinusitis, hingga mulut kering akibat kurang produksi air liur,” jelas drg. Najib,Jumat(21/11/2025).
Ia menambahkan bahwa banyak masyarakat baru memeriksakan diri ketika bau mulut sudah berlangsung lama atau mengganggu aktivitas harian.
Padahal, pemeriksaan sejak dini dapat menghindarkan pasien dari perawatan yang lebih rumit dan biaya yang lebih besar.
Bau Mulut Berulang? Bisa Jadi Tanda Gangguan Medis
drg. Najib Albana menjelaskan bahwa bau mulut berulang dapat menjadi tanda adanya kondisi medis tertentu, seperti:
Gigi berlubang dan infeksi gusi
Penumpukan karang gigi
Sinusitis dan infeksi saluran pernapasan atas
Gangguan lambung (GERD)
Mulut kering akibat obat-obatan atau dehidrasi
“Pemeriksaan menyeluruh membantu kami menemukan akar masalahnya sehingga pasien bisa mendapatkan penanganan yang tepat. Halitosis bisa dihilangkan jika penyebabnya ditangani dengan benar,” ujarnya.
Praktik drg. Najib Albana: Solusi Profesional untuk Kesehatan Gigi Masyarakat Tebing Tinggi












