MEDAN I TERITORIAL24.COM – Mobilitas masyarakat di Sumatera Utara terus bergerak seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, pendidikan, perdagangan, pariwisata, dan kegiatan sosial antardaerah.
Dalam dinamika tersebut, transportasi publik menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat dapat berpindah dari satu pusat aktivitas ke pusat aktivitas lainnya secara aman, nyaman, dan efisien.
Sepanjang periode Januari hingga September 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat sebanyak 2.061.785 pelanggan menggunakan layanan kereta api. Capaian ini tumbuh 5 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 1.972.872 pelanggan.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan bahwa kereta api menjadi salah satu moda transportasi publik yang berperan menghubungkan masyarakat dari Medan dengan berbagai wilayah di pantai timur Sumatera Utara, mulai dari Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan, Tanjungbalai hingga Rantauprapat.
“Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam melakukan perjalanan antarkota di Sumatera Utara, sekaligus menggambarkan tingginya kebutuhan terhadap konektivitas transportasi yang menghubungkan berbagai pusat kegiatan masyarakat,” ujar Anwar.
Memasuki Kuartal III 2026, tren penggunaan kereta api juga menunjukkan pergerakan positif. Pada periode Juli hingga September 2026, KAI Divre I Sumatera Utara melayani 670.665 pelanggan, meningkat 4 persen dibandingkan Kuartal III 2025 yang tercatat sebanyak 644.500 pelanggan.
“Pergerakan tersebut menjadi indikasi bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi antarkota tetap terjaga hingga memasuki paruh kedua tahun 2026. Kereta api tidak hanya digunakan untuk perjalanan pada momentum tertentu, tetapi telah menjadi bagian dari mobilitas masyarakat sehari-hari maupun perjalanan antardaerah,” terang Anwar.
Sementara itu, sepanjang September 2026, jumlah pelanggan kereta api di wilayah Divre I Sumatera Utara tercatat sebanyak 204.726 pelanggan, dengan pertumbuhan sebesar 5.560 pelanggan atau 3 persen dibandingkan September 2025 yang mencapai 199.166 pelanggan.












