Sumatera Utara

Pekat Toba 2025, Ketika Jalanan Dibersihkan dari Penyakit Masyarakat

393
×

Pekat Toba 2025, Ketika Jalanan Dibersihkan dari Penyakit Masyarakat

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Malam belum larut benar ketika suara sepeda motor patroli membelah gelapnya Jalan Setia Budi, Medan, pada Rabu, 7 Mei 2025.

Dua tim Subsatgas Tindak Operasi Pekat Toba 2025 yang digawangi personel Ditreskrimum dan Sabhara Polda Sumatera Utara meluncur tanpa banyak gembar-gembor.

Tapi langkah mereka membawa pesan jelas: tidak ada tempat bagi kejahatan jalanan dan penyakit masyarakat di wilayah hukum Polrestabes Medan dan Polresta Deli Serdang.

Dalam tiga malam operasi, dari 7 hingga 9 Mei, dua regu gabungan ini menyisir titik-titik rawan kejahatan.

Hasilnya: pelaku judi online, pembawa senjata tajam, dan juru parkir liar yang sebelumnya viral karena aksi premanisme, digelandang satu per satu ke markas hukum.

Tim 2, dipimpin IPDA Alexander Nugraha Samosir, menemukan RRS (41), tengah asyik memainkan aplikasi judi slot di Jalan Setia Budi. Ketika dihampiri, RRS tidak hanya gagal menunjukkan identitas, tetapi juga bersikap tak kooperatif. Ia langsung diamankan.

Belum jauh dari lokasi itu, seorang pria lain, BLT (48), ketahuan menyimpan senjata tajam berupa kikir yang sudah dimodifikasi di jok motornya. Dua STNK tanpa kejelasan kepemilikan juga ditemukan.

Sementara Tim 1, menyasar kawasan Jalan Surabaya dan Jalan Multatuli pada Kamis malam. Di depan Karaoke Inul Vista, mereka menjaring enam juru parkir liar. Lokasi ini sebelumnya ramai diperbincangkan publik lantaran video keributan antara pengunjung dan jukir liar yang menolak tarif parkir seikhlasnya.

“Mereka tidak hanya meresahkan, tapi juga mencederai rasa aman publik,” ujar seorang petugas di lokasi.

Tak hanya di titik hiburan malam, tim juga menyisir kawasan Jalan Bandung, Medan Kota. Di sana, satu pelaku jukir liar yang sempat viral karena adu mulut dengan pengunjung toko suku cadang ikut dibekuk. Uang tunai hasil pungli dan beberapa unit ponsel menjadi barang bukti.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyatakan bahwa operasi ini bukan sekadar razia rutin menjelang libur panjang, tapi bentuk komitmen serius kepolisian dalam menegakkan ketertiban umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *