“Operasi Pekat Toba 2025 adalah respons terhadap keresahan publik. Judi, senjata tajam ilegal, dan pungli adalah wajah nyata penyakit masyarakat yang harus diberantas,” ujarnya, Sabtu 10 Mei 2025.
Semua pelaku kini berada di bawah pengawasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut untuk diproses lebih lanjut.
Tim gabungan juga masih terus bergerak di lapangan, mengejar target-target operasi lainnya yang dinilai masih berkeliaran.
Sementara patroli terus berlanjut, masyarakat Sumatera Utara mulai mengamati: apakah ini awal dari perubahan yang nyata, atau hanya gempita musiman menjelang hari raya.
Karena dalam logika publik, keamanan bukan hanya hasil tangkapan—tetapi rasa tenteram yang terasa setiap malam saat pintu rumah dikunci.(Akbar)












