TERITORIAL24.COM,Tebing Tinggi-Sebanyak 116 jamaah haji asal Kota Tebing Tinggi yang tergabung dalam kloter 16 resmi diberangkatkan ke Tanah Suci pada Selasa pagi, bertepatan dengan 22 Zulkaidah 1446 H.
Suasana haru menyelimuti pelepasan yang digelar di halaman Masjid Agung Kota Tebing Tinggi, usai Salat Subuh berjamaah.
Keberangkatan ini dilepas secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi, H. Kamlan Mursyid, mewakili Wali Kota.
Turut hadir unsur Forkopimda, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, dan ratusan keluarga yang mengiringi langkah para tamu Allah SWT dengan tangis haru dan doa.
Di antara tokoh yang hadir, Ustadz Muslim Istiqomah, SE, SSQ, C.TP, selaku Ketua Majelis Taklim Persaudaraan Islam Kota Tebing Tinggi, menyampaikan pesan mendalam kepada para jamaah.
Ia menekankan bahwa kekuatan utama dalam menunaikan ibadah haji bukan terletak pada fisik semata, melainkan pada kesiapan spiritual yang berpijak pada ketakwaan.
> “Perjalanan haji adalah perjalanan iman. Kuatkan niat, sabar dalam setiap tahapan, ikhlas dalam menjalani setiap rukun, dan bertawakkallah kepada Allah SWT.”
“Karena sebaik-baik bekal bukan materi, melainkan takwa, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an,” ujar Ustadz Muslim.
Lebih lanjut, ia juga mengajak para jamaah untuk menjaga kekhusyukan dan memperbanyak doa, zikir, serta mempererat ukhuwah sesama jamaah selama di Tanah Suci.
Menurutnya, kesabaran dan keikhlasan akan menjadi kunci utama untuk menjalani ibadah dengan baik dan meraih predikat haji mabrur.
Sebelum rombongan diberangkatkan, doa bersama dipimpin oleh Ketua MUI Kota Tebing Tinggi, Drs. H. Akhyar Nasution.
Ia memohon keselamatan, kelancaran, dan keberkahan bagi seluruh jamaah dalam menunaikan ibadah haji maupun umrah.
Lambaian tangan dan isak tangis keluarga mengiringi langkah para jamaah yang menaiki bus menuju embarkasi.
Suasana penuh haru dan doa melepas kepergian mereka yang dipercaya sebagai tamu-tamu istimewa Allah SWT.
“Semoga Allah memberikan kekuatan dan kelancaran dalam setiap rangkaian ibadah, serta mengembalikan mereka ke tanah air sebagai haji dan hajjah yang mabrur dan mabrurah,” pungkas Ustadz Muslim.***












