TERITORIAL24.COM, Asahan- Pemkab Asahan mendukung percepatan Bank Sumut menuju Kelompok Bank dengan Permodalan Inti (KBMI) 2. Dukungan lewat penguatan modal itu disampaikan Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan Bank Sumut di Lantai 10 Kantor Pusat PT Bank Sumut , Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (06/04/2026).
“Pemkab Asahan sangat mendukung penguatan peran Bank Sumut sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD),” ujar Rianto SH MAP di RUPS yang dibuka Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution dan dihadiri Kepala Daerah Kabupaten dan Kota bersama jajaran Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut serta Kepala Cabang Bank Sumut, OPD terkait Pemprovsu dan OPD terkait Pemkab dan Pemkot se-Sumut itu.
Menurutnya, dalam rangka mengejar target peningkatan status Bank tersebut, Bank Sumut diharapkan secepatnya dapat meningkatkan dan memperkuat modal serta kualitas pelayanan. Selain itu juga selalu dapat menghadirkan inovasi produk perbankan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
Rianto menambahkan, sebagai asset daerah, Bank Sumut memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Diantaranya dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat Kabupaten dan Kota di Sumut.
Sebelumnya, Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution dalam sambutannya ketika membuka RUPS tersebut menegaskan kepada seluruh pemerintah Kabupaten dan Kota pemegang saham untuk tetap berkomitmen mendorong Bank Sumut naik kelas ke KBMI 2.
Karena peningkatan kelas tersebut dinilai sangat penting agar Bank Sumut semakin kuat, sehat, dan mampu bersaing dalam menghadapi tantangan industri perbankan ke depan.
Bobby merincikan, Bank Sumut saat ini memiliki modal inti sekitar Rp5,2 triliun. Namun modal tersebut masih kurang atau membutuhkan tambahan sekitar Rp 800 Miliar untuk naik ke kategori KBMI 2. Untuk itu pemegang saham telah menyepakati untuk menyetorkan sebagian dividen tahun buku 2025 sebagai tambahan modal di tahun 2026.












