Kota Medan

Pemko Medan dan BAZNAS Ajak 400 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran, Rico Waas: Semua Anak Harus Bahagia

259
×

Pemko Medan dan BAZNAS Ajak 400 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran, Rico Waas: Semua Anak Harus Bahagia

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Senyum bahagia tampak jelas dari ratusan anak yatim dan dhuafa saat memilih langsung baju Lebaran impian mereka.

Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersama BAZNAS Kota Medan dan KORPRI menggelar program belanja bersama bagi 400 anak di pusat perbelanjaan Ramayana Teladan, Rabu (18/3/2026).

Kegiatan penuh kehangatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial menjelang Hari Raya Idulfitri. Para anak tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga merasakan pengalaman memilih sendiri pakaian yang akan dikenakan saat Lebaran.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, hadir langsung bersama Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas.

Kehadiran keduanya disambut antusias oleh anak-anak yang telah berkumpul di lantai 3 pusat perbelanjaan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua BAZNAS Kota Medan Nursyam, Asisten Pemerintahan dan Sosial Muhammad Sofyan, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.

Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan komitmen pemerintah kota untuk memastikan seluruh anak di Medan dapat merasakan kebahagiaan saat Idulfitri.

“Kita ingin memastikan tidak ada anak di Kota Medan yang merasa sedih saat Lebaran karena tidak memiliki baju baru. Semua anak berhak merasakan kebahagiaan di hari kemenangan,” ujarnya.

Pada tahun ini, Pemko Medan bersama BAZNAS meningkatkan nilai santunan belanja menjadi Rp600.000 per anak, naik dari Rp500.000 pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini diharapkan memberi keleluasaan bagi anak-anak untuk membeli perlengkapan Lebaran secara lengkap, mulai dari pakaian hingga sepatu.

“Dengan penambahan ini, kita berharap anak-anak bisa membawa pulang satu set pakaian lengkap untuk Lebaran,” tambah Rico.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan juga pengingat akan pentingnya kepedulian dan semangat berbagi di tengah masyarakat.

“Ini bukan hanya soal baju baru, tetapi tentang kepedulian kita. Kita ingin anak-anak ini merasakan bahwa mereka tidak sendiri,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *