Tebing Tinggi - Batu Bara

‎Pemko Tebing Tinggi Raih Penghargaan Apresiasi Pelaksanaan GPM Terbaik di Sumatera Utara ‎

431
×

‎Pemko Tebing Tinggi Raih Penghargaan Apresiasi Pelaksanaan GPM Terbaik di Sumatera Utara ‎

Sebarkan artikel ini
‎Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) H. Surya menyerahkan penghargaan kepada Wakil Wali Kota Tebing Tinggi, H. Chairil Mukmin Tambunan(foto:Dok Kominfo Tebing Tinggi)

‎TERITORIAL24.COM,TEBING TINGGI – Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi kembali menorehkan prestasi membanggakan.

‎Kali ini, Pemko Tebing Tinggi berhasil meraih penghargaan apresiasi sebagai daerah dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) terbaik di Provinsi Sumatera Utara.

‎Selain Kota Tebing Tinggi, penghargaan serupa juga diberikan kepada Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Langkat.

‎Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) H. Surya kepada Wakil Wali Kota Tebing Tinggi, H. Chairil Mukmin Tambunan, pada acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sumut yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (29/8/2025).

‎Apresiasi Wakil Wali Kota Tebing Tinggi

‎Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tebing Tinggi, Chairil Mukmin Tambunan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.

‎“Saya ucapkan terima kasih kepada semua lapisan stakeholder sehingga Kota Tebing Tinggi mendapat penghargaan dari Provinsi Sumatera Utara atas apresiasi pelaksanaan Gerakan Pangan dan Pasar Murah terbaik. Harapan saya agar penghargaan ini dapat dipertahankan untuk tahun yang akan datang,” ujar Chairil.

‎Arahan Wagub Sumut H. Surya

‎Sebelumnya, Wagubsu H. Surya menekankan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi. Ia mengingatkan agar seluruh kabupaten/kota fokus pada tiga poin utama, yaitu:

‎1. Fokus pada komoditas penyumbang inflasi dengan memperkuat ketersediaan dan stabilitas harga, terutama beras, cabai merah, dan bawang merah.

‎2. Penguatan kolaborasi hulu-hilir antara pemda, Bank Indonesia, Bulog, BUMD pangan, serta instansi terkait, termasuk memperkuat kerja sama antar daerah (KAD).

‎3. Integrasi data pangan berbasis teknologi informasi sebagai sistem peringatan dini harga dan stok pangan di Sumatera Utara.

‎Selain itu, Wagubsu juga menekankan pentingnya akselerasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) melalui kanal digital seperti QRIS, E-Commerce, dan Mobile Banking untuk meningkatkan penerimaan daerah secara transparan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *