“Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, para perajin dituntut kreatif, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar, termasuk memanfaatkan teknologi digital,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Tanjungbalai, Ny. Mashandayani Mahyaruddin, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dalam acara pengukuhan tersebut. Ia juga menyampaikan rasa duka cita untuk warga di daerah lain yang terdampak musibah banjir dan tanah longsor.
“Pelantikan hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan komitmen kita dalam mengembangkan kerajinan tangan di Kota Tanjungbalai. Saya berharap kerja sama yang baik dari seluruh pengurus, serta dukungan dari Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Ketua Dekranasda mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan Tanjungbalai EMAS melalui penguatan UMKM dan pengembangan kerajinan lokal.
Pengukuhan Pengurus Dekranasda Kota Tanjungbalai diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus Masa Bakti 2025–2030, dengan susunan sebagai berikut:
Ketua: Ny. Mashandayani Mahyaruddin, SE., M.M.
Wakil Ketua: dr. Desi Khairina Trimurni, M.Kep., SP.PK.
Sekretaris: Afrida Marpaung, SE., M.M. (Kabid Perindustrian)
Bendahara: Masitoh Sirait, SE., M.A.P. (Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Ahli Muda)
Turut hadir Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Wakil Ketua Dekranasda dr. Desi Khairina Trimurni, Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Kakan Kemenag H. Ahmad Sofian, jajaran Forkopimda atau perwakilan, pimpinan BUMN/BUMD, pimpinan OPD, para camat, perajin, serta Komunitas UMKM Kota Tanjungbalai.
Acara ditutup dengan penampilan fashion show kerajinan tangan karya perajin Kota Tanjungbalai serta peninjauan lokasi bazar Dekranasda.(ilham)












