Menurutnya, tuduhan tanpa dasar seperti ini hanya akan memperburuk reputasi perusahaan dan menimbulkan antipati dari masyarakat setempat.
Pernyataan dari pihak Funderland Indonesia ini semakin menunjukkan adanya perpecahan tajam antara perusahaan dan masyarakat Tanjungbalai.
Banyak pihak menilai, daripada membuat tuduhan sembrono, perusahaan seharusnya fokus menyelesaikan permasalahan keselamatan dan mendengarkan aspirasi warga lokal, alih-alih menciptakan konflik baru.
Jika situasi ini terus berlarut-larut, tidak menutup kemungkinan konflik antara warga, aktivis, dan pihak Funderland Indonesia akan semakin meruncing, mengancam stabilitas sosial di kota ini tegas Ramadhan.***












