Kedua, mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai penopang pembangunan kota.
Selain itu, revitalisasi pasar juga bertujuan meningkatkan penataan dan pelayanan pasar agar lebih representatif,
sekaligus menciptakan kenyamanan bagi konsumen dan kelancaran transaksi bagi para pelaku usaha.
“Semoga dengan dibangunnya Pasar Inpres sebagai pasar daerah di Kota Tebing Tinggi, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dalam berniaga dan berwirausaha, serta menjadi contoh bagi pasar daerah lainnya,” ujar Marimbun.
Peresmian Pasar Inpres ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima aset dari Kepala Dinas PUPR kepada Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga menandatangani prasasti peresmian dua proyek strategis lainnya, yakni Pasar Gambir di Jalan Iskandar Muda dan Pusat Kuliner Masjid Agung di Jalan KL. Yos Sudarso.
Acara turut diwarnai penyerahan bantuan CSR berupa satu unit mobil pick-up dari PT Bank Sumut untuk mendukung operasional pasar.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengguntingan pita, penyerahan kios dan stand secara simbolis kepada pedagang, serta peninjauan langsung ke area pasar oleh Wali Kota bersama rombongan.
Peresmian ini turut dihadiri Wakapolres Tebing Tinggi Kompol Rudy Syahputra, Kepala Seksi Intelijen Kejari Sai Sintong Purba, Pabung 0204/DS Kota Tebing Tinggi Kapt. Inf. PM. Simanjuntak, Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kadis PUPR Tora Daeng Masaro, Kadis Ketapang dan Pertanian Iboy Hutapea, pimpinan PT Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi Muhammad Fadil, serta para pedagang dan tim peliputan Diskominfo.***












