Bahasa sederhananya: tempat ini bisa jadi markas baru buat yang mau bikin startup tanpa harus nongkrong di kafe mahal.
“Garuda Spark diharapkan jadi titik temu untuk melahirkan inovasi digital baru dari anak muda Medan,” tambah Meutya.
Dan malam itu, di tengah cahaya layar laptop dan kamera ponsel yang tak berhenti memotret, semangat digital tampak benar-benar hidup.
Mungkin, di Medan, masa depan teknologi memang dimulai dari sini — dari anak-anak muda yang akhirnya memilih ngoding ketimbang scrolling.(Akbar)












