“Semua harus berubah menjadi lebih baik. Jika ada yang melakukan kesalahan atau melanggar hukum, tentu tidak mungkin dilindungi,” ujarnya.
Rico mengaku sejak dilantik sebagai Wali Kota Medan, ia telah memikirkan bagaimana meninggalkan warisan kinerja yang baik bagi kota tersebut.
“Saat saya dilantik, yang langsung saya pikirkan adalah kapan saya pensiun. Artinya saya ingin memastikan selama masa jabatan ini bisa memberikan yang terbaik bagi Kota Medan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Majelis Wilayah KAHMI Sumatera Utara, Rusdi Lubis, menyampaikan apresiasi atas kehadiran wali kota dalam kegiatan silaturahmi tersebut.
Rusdi menilai pertemuan seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Ia juga menyoroti pentingnya pendataan yang akurat terhadap warga miskin di Kota Medan agar program bantuan dapat lebih tepat sasaran.
“Banyak masyarakat yang sebenarnya ingin membantu fakir miskin. Karena itu perlu inventarisasi data yang lebih baik terhadap fakir miskin di Kota Medan,” ujarnya.
Acara itu juga diisi tausiah singkat oleh Heriansyah sebelum dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah.
Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan pengurus KAHMI Sumatera Utara.(Anggi)












