Kota Medan

Rico Waas Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Keamanan dan Pelayanan Publik Medan Tak Boleh Kendur Selama Ramadan 1447 H

136
×

Rico Waas Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Keamanan dan Pelayanan Publik Medan Tak Boleh Kendur Selama Ramadan 1447 H

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin apel gabungan pemantauan ketenteraman masyarakat menjelang Ramadan 1447 Hijriah di Lapangan Merdeka, Medan, Rabu petang, 18 Februari 2026.

Dalam apel yang digelar di tengah gerimis itu, ia menegaskan keamanan kota dan pelayanan publik tidak boleh kendur selama bulan suci.

Di hadapan aparatur Pemerintah Kota Medan, TNI, dan Polri, Rico mengatakan ketenteraman warga dalam menjalankan ibadah menjadi prioritas utama.

Ia meminta koordinasi lintas lembaga diperkuat untuk memastikan situasi tetap kondusif.

“Yang terpenting bagaimana masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadan dengan khusyuk dan hati yang tenang. Kami mengharapkan seluruh lembaga dan instansi bisa berkoordinasi untuk menjaga kondisi masyarakat tetap tenang dan aman,” ujar Rico.

Ia menginstruksikan camat, lurah, dan kepala lingkungan melakukan pemantauan intensif di wilayah masing-masing, terutama pada jam-jam rawan.

Pengawasan diminta dilakukan sejak waktu subuh, termasuk mengantisipasi kerumunan remaja selepas sahur yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Rico juga meminta jajarannya mengawasi operasional rumah makan dan tempat rekreasi sesuai surat edaran yang telah diterbitkan pemerintah kota.

Selain itu, pedagang musiman menjelang berbuka puasa diminta tetap menjaga ketertiban dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Silakan berjualan mencari rezeki, namun tetap harus memperhatikan kerapian dan ketertiban agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” katanya.

Ia menambahkan, pengamanan perlu dilakukan dari subuh hingga malam hari, termasuk saat pelaksanaan salat tarawih.

Selain aspek keamanan, Rico menyoroti disiplin aparatur sipil negara (ASN).

Ia meminta pelayanan publik tetap berjalan normal selama Ramadan dan tidak ada pengurangan kualitas layanan.

Ia mengaku pernah menemukan kantor kecamatan kosong saat inspeksi mendadak pada pukul 09.00 pagi tahun lalu.

“Walaupun dalam bulan puasa, tidak ada pengurangan rasa pelayanan. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap prima seperti hari-hari biasa. Saya akan pantau terus, jangan sampai ada ruangan yang kosong di jam kerja,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *