Kota Medan

Safari Jumat di Masjid Al-Falah, Rico Waas Respon Cepat Keluhan Warga: Dari Jalan Banjir Sampai Siskamling Mati

291
×

Safari Jumat di Masjid Al-Falah, Rico Waas Respon Cepat Keluhan Warga: Dari Jalan Banjir Sampai Siskamling Mati

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Jumat (7/11/2025) siang turun langsung ke Masjid Al-Falah, Jalan Palem Raya, Perumnas Helvetia, dalam agenda Safari Jumat.

Namun, seperti biasanya, agenda semacam ini tidak sekadar salat jumat bareng warga lalu pulang. Rico Waas datang bukan cuma bawa niat ibadah, tapi juga bawa “oleh-oleh”.

Masjid Al-Falah hari itu dapat hibah Rp50 juta untuk pembangunan dan renovasi, Rp10 juta untuk bantuan sosial, 70 bibit cabai dalam polybag, satu set tenis meja, plus rak buku dan koleksi bacaan baru. Lengkap—dari urusan perut, otak, sampai olahraga.

Usai salat, Rico membuka sesi dialog dengan warga. Di sinilah biasanya warga tak menyia-nyiakan kesempatan langka: bisa curhat langsung ke wali kota tanpa harus lewat surat yang ujung-ujungnya “dalam proses”.

Seorang warga bernama Ahmad angkat suara, mengeluhkan jalan rusak akibat banjir. Menurutnya, aliran air ke Sungai Bedera perlu segera dilebarkan.

“Banjir ini sudah sering, Pak. Perabot rumah sampai Masjid ini juga kena rendam,” kata Ahmad, penuh harap sekaligus pasrah.

Mendengar itu, Rico langsung pasang mode fast response.

“Kami akan percepat pembersihan gorong-gorong biar aliran air lancar ke sungai,” katanya.

Belum sempat napas panjang, warga lain menyusul mengeluhkan maraknya pencurian motor di kawasan itu. Rico menanggapinya dengan gaya bapak-bapak yang sudah hafal masalah klasik kota: siskamling mati dan lampu jalan gelap.

“Kalau bisa, siskamling dihidupkan lagi. Lampu jalan juga pastikan hidup. Kami akan pastikan daerah rawan kejahatan tetap terang,” ujar Rico.

Selain sesi curhat publik itu, Pemko Medan juga membuka berbagai layanan di lokasi: mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, sampai perizinan usaha. Jadi, Safari Jumat ini bukan cuma soal doa dan salam, tapi juga pelayanan yang (semoga) lebih dekat.

Sekretaris BKM Masjid Al-Falah, Nurul Fadhli, mengaku senang bukan main.

“Ini pertama kali masjid kami dikunjungi pimpinan kota Medan,” katanya, senyum sumringah. Fadhli juga menuturkan, Masjid Al-Falah sudah berdiri sejak 1980-an, dan menjadi pusat kegiatan warga dari pengajian sampai madrasah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *