Gaya Hidup

Salut! Polisi Pakpak Bharat Bantu Pasien RSUD Salak Lewat Donor Darah, Netizen: “Pak Polisi, Kami Bangga, Tapi Tolong Jangan Tilang Juga Ya…”

290
×

Salut! Polisi Pakpak Bharat Bantu Pasien RSUD Salak Lewat Donor Darah, Netizen: “Pak Polisi, Kami Bangga, Tapi Tolong Jangan Tilang Juga Ya…”

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, SALAK – Di tengah deretan berita polisi yang kadang bikin geleng-geleng kepala, kabar satu ini seperti secercah cahaya dari Tanoh Pakpak.

Seorang anggota Polres Pakpak Bharat, Briptu Horas Sinaga, mendonorkan darahnya untuk membantu pasien di RSUD Salak, Rabu siang (6/8/2025).

Aksi heroik ini bukan yang pertama. Bahkan, menurut keterangan dari Kapolres Pakpak Bharat AKBP Pebriandi Haloho lewat Kasi Humas dan Ps. Kasubsi Penmas Aiptu Widodo, permintaan donor darah oleh warga memang sering mampir ke personel polisi.

Karena apa? Karena spoiler alert, PMI alias Palang Merah Indonesia belum punya cabang di Kabupaten Pakpak Bharat.

Jadi ya… kalau ada warga yang butuh darah, jalur tercepatnya: Facebook + Polisi. Kadang via medsos, kadang langsung minta ke personel yang mereka kenal. Lalu si polisi akan nge-share ke grup internal Polres. Semacam “grup donor darah darurat”, gitu.

Kali ini, yang butuh bantuan adalah Nurmalina Berutu, warga Desa Singgabur yang sedang menjalani pemulihan pasca operasi persalinan.

Dia butuh darah O+. Langsung, Briptu Horas Sinaga—yang juga Banit Polantas Polres Pakpak Bharat—meluncur dan menyumbangkan darahnya dengan ikhlas.

“Semoga keluarga kami segera lekas pulih berkat bantuan darah dari Pak Polisi,” kata salah satu perwakilan keluarga dengan penuh rasa haru. Bahkan pakai ucapan khas Pakpak: “Lias Ate.” (Artinya: Terima kasih dari hati.)

Saat ditanya, Briptu Horas mengaku rutin donor darah. “Selain membantu sesama, donor darah juga menyehatkan untuk diri sendiri,” katanya bijak sambil tetap kelihatan keren dalam seragam.

Momen ini sekaligus jadi tamparan halus buat kita semua—yang kadang cuma unggah bendera di profil medsos pas 17 Agustus tapi ogah donor darah karena takut jarum.

Sementara itu, netizen lokal yang tahu kabar ini dari Facebook ramai-ramai kasih jempol. Ada yang komentar, “Pak Polisi makin humanis, semoga nggak humanis waktu tilang.”

Yang jelas, aksi ini patut diapresiasi. Karena di zaman susah seperti sekarang, darah dan kepedulian itu mahal. Dan Pak Polisi di Pakpak Bharat, setidaknya, masih punya keduanya.(Akbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *