Asahan - Tanjungbalai

Seni Budaya Tabagsel Meriahkan Panggung PSBD Ke–VI

380
×

Seni Budaya Tabagsel Meriahkan Panggung PSBD Ke–VI

Sebarkan artikel ini
Suasana muda – mudi Tabagsel ketika menampilkan tarian tradisional etnis tersebut di PSBD Asahan ke – VI yang digelar di lapangan PSBD Jalan Taufan Gama Simatupang, Kisaran. (gan)

TERITORIAL24.COM, Asahan- Berbagai pertunjukan seni budaya khas etnis Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) memeriahkan panggung utama Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) Asahan ke – VI di lapangan PSBD Jalan Taufan Gama Simatupang, Kisaran.

Pagelaran seni yang ditampilkan etnis asal wilayah Pantai Barat Sumatera Utara itu tidak hanya mendapat sambutan dari warga, juga mendapat sambutan 13 dari sejumlah 14 perwakilan etnis yang ada di Asahan.

Sesuai rilis yang diterima teritorial24.com, Rabu (15/10/2025), etnis yang juga dikenal dengan sebutan masyarakat Mandailing itu, berlangsung Minggu (12/10/2025) malam. Tidak hanya menampilkan tari – tarian tradisional dan musik daerah, mereka juga menampilkan busana adat yang menggambarkan kekayaan budaya Tabagsel.

Bupati Asahan diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Mohammad Azmy Ismail AP, MSi juga turut menyaksikan kemeriahan penampilan etis Tabagsel itu bersama Kapolres dan Dandim Asahan, tokoh masyarakat serta pelaku seni.

Kehadiran pejabat bersama perwakilan etnis dan masyarakat diacara tersebut menggambarkan kuatnya kebersamaan etnis di Asahan yang menyatu dibawah semangat visi misi Pemkab Asahan “Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.”

Bupati Asahan lewat sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Mohammad Azmy Ismail AP, MSi, mengatakan, PSBD memiliki dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat. Bukan hanya sebatas ajang hiburan, juga merupakan sarana silaturrahmi dan persatuan antara etnis di Asahan.

“PSBD bukan sekadar ajang hiburan, juga wadah memperkuat identitas budaya dan mempererat hubungan antar etnis di Asahan,” ujar Bupati Asahan sembari mengatakan PSBD juga memiliki nilai – nilai gotong royong, solidaritas, dan cinta budaya yang merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun masyarakat Asahan.

Bupati menjelaskan, pelaksanaan PSBD juga berdampak bagi peningkatan harmonisasi sosial di tengah keberagaman etnis, tumbuhnya toleransi antarumat beragama, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pergerakan pelaku UMKM dan sektor informal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *