TERITORIAL24.COM-Umat Islam di Indonesia merayakan kemenangan dengan penuh suka cita pada Hari Raya Idulfitri atau Lebaran.
Perayaan ini tidak hanya menjadi momen kebersamaan, tetapi juga sarat dengan berbagai tradisi unik yang telah diwariskan secara turun-temurun di berbagai daerah.
Perayaan lebaran di Indonesia tidak hanya identik dengan mudik (pulang kampung) dan sungkem (memohon maaf serta restu kepada orang tua atau yang lebih tua), tetapi juga memiliki beragam tradisi khas yang mencerminkan budaya dan nilai sosial masyarakat setempat.
Berikut adalah beberapa tradisi unik dalam menyambut Lebaran di berbagai wilayah Indonesia yang memiliki makna mendalam.
1. Grebeg Syawal – Yogyakarta
Grebeg Syawal merupakan salah satu ritual khas yang diselenggarakan oleh Keraton Yogyakarta setiap tanggal 1 Syawal, bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri.
Tradisi ini telah berlangsung sejak abad ke-16 sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.
Daya tarik utama dari Grebeg Syawal adalah gunungan, yaitu susunan hasil bumi berbentuk kerucut yang melambangkan kesejahteraan. Terdapat tujuh jenis gunungan yang terdiri dari:
Gunungan Lanang/Kakung (3 buah)
Gunungan Wadon/Estri
Gunungan Darat
Gunungan Gepak
Gunungan Pawuhan
Gunungan ini diarak oleh abdi dalem dan dikawal oleh prajurit Bregodo dari Alun-Alun Utara Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat menuju Masjid Gedhe Kauman, Pura Pakualaman, dan Kantor Kepatihan.
Setelah didoakan, masyarakat akan berebut gunungan karena dipercaya membawa berkah dan keberuntungan.
2. Perang Topat – Nusa Tenggara Barat
Di Lombok, Nusa Tenggara Barat, terdapat tradisi unik bernama Perang Topat atau “perang ketupat”.
Tradisi ini mencerminkan nilai kerukunan antarumat Islam dan Hindu yang telah hidup berdampingan secara harmonis di Lombok selama bertahun-tahun.
Sebelum Perang Topat dimulai, masyarakat mengadakan doa dan ziarah di Makam Loang Baloq di kawasan Pantai Tanjung Karang serta Makam Bintaro di Pantai Bintaro.
Setelah ritual selesai, ketupat dilemparkan antar peserta sebagai simbol persaudaraan.












