Berita Utama

Stasiun Tanjungbalai: Dari Penyuplai Komoditas Menjadi Titik Penting Pergerakan Masyarakat di Pesisir Timur

84
×

Stasiun Tanjungbalai: Dari Penyuplai Komoditas Menjadi Titik Penting Pergerakan Masyarakat di Pesisir Timur

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Stasiun Tanjungbalai mencatat transformasi signifikan dalam perannya sebagai penggerak konektivitas di pesisir timur Sumatera Utara.

Memasuki triwulan pertama tahun 2026, volume penumpang di stasiun ini tumbuh 7 persen, menandai pergeseran fungsi dari pusat distribusi logistik pada era kolonial menjadi salah satu simpul penting mobilitas masyarakat.

Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara, pada periode Januari hingga Maret 2026 sebanyak 60.233 pelanggan menggunakan KA Putri Deli melalui Stasiun Tanjungbalai.

Angka ini meningkat 7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 56.365 pelanggan.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini sejalan dengan sejarah panjang stasiun tersebut. Pada masa lalu, Stasiun Tanjungbalai memegang peran vital sebagai pusat distribusi hasil perkebunan, terutama kelapa sawit dan karet dari wilayah Kabupaten Asahan.

“Secara historis, stasiun ini merupakan titik pengiriman komoditas unggulan daerah yang diangkut menuju Pelabuhan Teluk Nibung untuk dipasarkan ke pasar global. Saat ini, meskipun nilai sejarah tersebut tetap terjaga, Stasiun Tanjungbalai telah bertransformasi menjadi salah satu tumpuan mobilitas masyarakat,” ujar Anwar.

Tren peningkatan volume penumpang juga terlihat konsisten dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2021 tercatat sebanyak 62.603 penumpang, meningkat menjadi 122.401 penumpang pada 2022, kemudian 224.871 penumpang pada 2023, 234.931 penumpang pada 2024, dan mencapai 249.269 penumpang pada akhir tahun 2025.

Guna mendukung mobilitas masyarakat yang semakin dinamis, KAI menyediakan tiga jadwal perjalanan KA Putri Deli setiap harinya.

Keberangkatan dari Tanjungbalai menuju Medan tersedia pada pukul 08.15 WIB, 12.35 WIB, dan 19.40 WIB. Rangkaian kereta ini melintasi sejumlah stasiun penting seperti Stasiun Kisaran, Stasiun Lima Puluh, Stasiun Tebing Tinggi, Stasiun Rampah, dan Stasiun Lubuk Pakam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *