Religi

Syawal, Bulan Penuh Berkah untuk Melangsungkan Pernikahan

663
×

Syawal, Bulan Penuh Berkah untuk Melangsungkan Pernikahan

Sebarkan artikel ini
Ustadz Muslim Istiqomah Sinulingga menyampaikan bahwa Syawal adalah bulan yang baik dan penuh keberkahan untuk melangsungkan pernikahan atau walimatul 'urs(teritorial24)

TERITORIAL24.COM,Tebing Tinggi – Bulan Syawal sering kali dianggap sebagai momen yang tepat untuk mempererat silaturahim dan menyempurnakan kebahagiaan melalui pernikahan.

Pembina Majelis Taklim Persaudaraan Islam pada Jumat pagi, 5 Syawal 1445 H, Ustadz Muslim Istiqomah Sinulingga menyampaikan bahwa Syawal adalah bulan yang baik dan penuh keberkahan untuk melangsungkan pernikahan atau walimatul ‘urs.

Ustadz Muslim menjelaskan bahwa keyakinan sebagian kaum jahiliyah dan Yahudi zaman dahulu yang menganggap bulan Syawal sebagai bulan sial, jelas bertentangan dengan ajaran Islam.

“Dulu orang-orang jahiliyah dan Yahudi meyakini bahwa bulan Syawal adalah bulan sial, sehingga dilarang melakukan ini dan itu. Sedangkan dalam Islam, justru Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menentang keyakinan ini,” ujarnya.

Sebagai dalil, Ustadz Muslim mengutip hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Siti Aisyah radhiyallahu ‘anha.

Dalam hadis tersebut, Aisyah berkata, “Rasulullah menikahiku pada bulan Syawal, dan beliau mulai mencampuriku pada bulan Syawal pula.” 

Hadis ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad SAW sendiri melangsungkan pernikahannya di bulan Syawal, sebagai bentuk penegasan bahwa tidak ada kesialan dalam bulan tersebut.

“Ini tentu menjadi kebaikan tersendiri bagi kita ketika mengikuti sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.”

”Apalagi bulan Syawal adalah bulan silaturahim, bulan saling berkunjung dan bertemu.”

“Bahkan, secara ekonomi, banyak dari kita yang masih memiliki cukup rezeki untuk mengadakan pesta pernikahan,” kata Ustadz Muslim.

Ia pun mengajak umat Islam, khususnya yang belum menikah, agar mempertimbangkan untuk melangsungkan pernikahan di bulan Syawal ini.

“Bagi saudara-saudara yang belum menikah ataupun yang ingin menikah lagi, ada baiknya dilakukan di bulan Syawal ini. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ustadz Muslim menegaskan bahwa kepercayaan terhadap kesialan karena bulan, hari, atau waktu tertentu adalah bentuk kesyirikan kecil yang harus ditinggalkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *