Deli Serdang - Serdang Bedagai

Tanam Kedelai Serentak di Kebun Adolina, Bupati Sergai Dorong Optimalisasi Lahan Perkebunan

56
×

Tanam Kedelai Serentak di Kebun Adolina, Bupati Sergai Dorong Optimalisasi Lahan Perkebunan

Sebarkan artikel ini

SERDANG BEDAGAI | TERITORIAL24.COM — Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya mendorong optimalisasi lahan perkebunan untuk pengembangan komoditas pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan penanaman kedelai serentak yang digelar PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Palmco Regional II di Kebun Adolina, Desa Citaman Jernih, Kecamatan Perbaungan, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program hilirisasi komoditas pangan sekaligus meningkatkan produksi pangan dalam negeri melalui pemanfaatan lahan perkebunan.

Darma Wijaya mengapresiasi langkah PTPN IV Palmco yang mulai memanfaatkan areal perkebunan untuk budidaya kedelai. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi langkah konkret dalam mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap komoditas pangan impor.

“Kegiatan penanaman hari ini bukan hanya sekadar simbolis. Ini adalah awal dari kerja besar kita bersama untuk mengurangi ketergantungan impor,” ujar Darma Wijaya yang akrab disapa Bang Wiwik.

Ia menegaskan, Pemkab Sergai akan terus mendukung berbagai program yang dapat meningkatkan produksi pangan sekaligus memberikan dampak terhadap kesejahteraan petani.

Menurut Darma, Sergai memiliki potensi besar di sektor pertanian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi gabah Sergai mencapai 333.129 ton pada 2024 dan meningkat menjadi 356.508 ton pada 2025.

Capaian tersebut menempatkan Sergai sebagai salah satu daerah penghasil gabah terbesar di Sumatera Utara selama dua tahun berturut-turut. Dari sisi produksi dan kebutuhan beras, Sergai juga berada dalam kondisi surplus.

“Capaian ini menjadi modal penting bagi Sergai untuk terus mengembangkan berbagai komoditas pertanian strategis, termasuk kedelai,” katanya.

Ia menilai pemanfaatan lahan perkebunan untuk tanaman pangan menunjukkan bahwa perusahaan perkebunan milik negara dapat mengambil peran lebih luas dalam mendukung program swasembada pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *