Deli Serdang - Serdang Bedagai

Tengku Sofyan Abdulillah : Perlu Perhatian Khusus, Desa Sekip Darurat Geng Motor

933
×

Tengku Sofyan Abdulillah : Perlu Perhatian Khusus, Desa Sekip Darurat Geng Motor

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, DELISERDANG – Menyikapi situasi Kamtibmas yang terjadi di sekitar tempat tinggalnya, terutama keberadaan geng motor di Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang yang mulai meresahkan masyarakat, anggota DPRD Deli Serdang Tengku Sofyan Abdulillah, SE angkat bicara.

Apalagi pasca kematian MI (13) warga jalan Bakti 2 gang Jembatan Tali air Dusun Ampera Utara Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam yang diyakini pihak keluarga tidak wajar dan kuat diduga dibunuh.

Dimana TKP penemuan mayat korban berada di jalan Pelak (Dusun Pelak) tidak jauh dari rumah tempat tinggal Anggota DPRD Deli Serdang Tengku Sofyan yang berada di Dusun Sadar Barat.

Menyikapi maraknya aksi geng motor yang rata rata anggotanya masih anak remaja dan berstatus pelajar SMA maupun SMP, Tengku Sofyan Abdulillah menyorotin bahwa Desa Sekip perlu perhatian khusus dari Polresta Deli Serdang maupun pemerintah kabupaten Deli Serdang.

“Desa saya ini udah sangat rawan geng motor, darurat geng motor, kalau saya lihat kejadian anak SMPN4 Pakam yang diduga dibunuh itu , itu TKP nya dekat rumah saya, jaraknya sangat dekat sekitar 500 meter gitu,” ujar Tengku Sofyan kepada Wartawan Kamis (01/05/2025) di Lubuk Pakam.

“Dan kalau saya perhatikan CCTV kumpulan yang diduga geng motor pada malam dini hari itu, tempat mereka nongkrong itupun jaraknya dari rumah saya sangat dekat sekitar 300an meter, nah kampung saya ini Desa Sekip harus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah Deli Serdang dan Polresta Deli Serdang agar Desa kami ini kondusif dan aman,” sambung Politisi PPP ini.

Lebih lanjut, begitu membaca berita dan mendengar adanya kasus dugaan pembunuhan anak yang masih remaja dan merupakan anak bungsu pasangan suami istri Rudi dan Suyati, ia mengaku sangat terkejut dan prihatin.

“Pasti kedua orang tuanya sangat kehilangan dan terpukul atas meninggalnya anak yang di cintainya apalagi korban anak paling kecil, nah perhatian khusus yang saya maksud dari pemerintah adalah pemkab melalui Dinas Pendidikan harus tanggap dan bertindak bila mana ada muridnya diduga terlibat geng motor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *