Beri tindakan dan panggil orang tuanya , sedangkan perhatian khusus dari kepolisian Polresta Deli Serdang teruslah melakukan patroli hingga dini hari terutama di Desa Sekip , patroli ini pun bekerja sama dengan Muspika baik TNI Polri dan masyarakat,” ujar Tengku Sofyan.
Soal adanya rumor di tengah-tengah masyarakat soal korban diduga dibunuh dan terduga salah seorang pelakunya adalah warga yang sama di desanya yang merupakan anggota geng motor, Tengku Sofyan pun mengaku terkejut.
“Saya lihat videonta, anak anak remaja ini memamerkan pedang panjang dan arit panjang , saya lapor ke Kepala Dusun bahwa itu sudah di proses katanya, tapi kita tidak tau proses yang semacam apa, anak anak anak yang masih remaja sudah bawa senjata tajam” ujar Tengku Sofyan.
“Apakah orang tuanya tidak mengetahui. Oleh karena itu orang tua juga harus aktif mengetahui aktifitas anak anaknya, wajib dipantau dan HP nya juga wajib di cek, ini semua dilakukan agar anak anak kita terhindar dari geng motor,” sambung Tengku Sofyan.
Selanjutnya sebagai warga Desa Sekip Tengku Sofyan siap mendukung kinerja pemerintah dan kepolisian, untuk sama sama memberantas geng motor yang sudah meresahkan masyarakat. Jangan ada lagi korban berikutnya , karena kalau ini tidak terungkap maka terduga pelaku diduga akan melakukan perbuatannya lagi.
“Semoga kasus dugaan meninggalnya adik, anak kita tercinta MI bisa segera terungkap dan mari kita do’akan Ml diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT, untuk keluarga yang ditinggalkannya semoga Allah SWT memberi kesabaran dan ketabahan” tandas Tengku Sofyan Abdulillah. (yu_di)












