TERITORIAL24.COM, DELISERDANG – Pasca Mediasi dari pihak Kelurahan Lubuk Pakam Pekan dan Polsek Lubuk Pakam hingga membuat surat pengaduan ke pihak DPRD.
Puluhan warga jalan Diponegoro tepatnya dibelakang SDN 1 Lubuk Pakam menyesalkan pihak DPRD Deli Serdang yang diduga tidak memproses surat Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait adanya warkop yang bising mengganggu kenyamanan warga.
Menurut salah satu warga, surat permohonan RDP tersebut sudah dimasukan bulan Desember 2024 lalu namun hingga kini belum ada tindak lanjut ataupun panggilan dari DPRD Deli Serdang.
“Laporan warga ke DPRD tentang masalah gangguan kenyamanan ini juga telah di surati warga sejak bulan Desember 2024 yang lalu. namun hingga kini belum ada ditindaklanjuti oleh DPRD diduga ada pihak tertentu yang sengaja menyembunyikan surat pengaduan masyarakat itu,” kesal salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya saat di konfirmasi, Senin (24/03/2025) pagi.
Ditambahkan lagi, surat permohonan RDP itu mereka buat tanggal 3 Desember 2024 yang lalu, sudah masuk hampir empat bulan, dan perwakilan warga sudah kordinasi dengan Komisi 1 DPRD Deli Serdang yang menangani hal tersebut.
” Kami sudah cek dan kordinasi dengan ketua Komisi 1, suratnya kok belum masuk ke Komisi 1 kami menduga ada oknum yang menahan surat RDP kami ini, kami mohon ketua DPRD Deli Serdang dapat menindaklanjuti hal ini karena kami sudah sangat resah dan tidak nyaman” keluh warga tersebut.
Sebelumnya, sejak dibuka pada bulan September 2024 yang lalu, sejumlah warga Jalan Diponegoro, Kelurahan Lubuk Pakam Pekan, Kecamatan Lubuk Pakam yang tinggal berdekatan dengan Warung Kopi (warkop) Baba merasa resah dan terganggu dengan suara bising dari musik yang terlalu keras.
Dampak dari suara bising, membuat warga yang berdomisili di sekitar cafe ini menjadi terganggu dalam menjalankan aktivitas hingga berdampak tak bisa istirahat setiap malam karena suara keras dan bising.
Salah seorang warga yang tidak ingin disebut namanya ketika dikonfirmasi wartawan pada Minggu (23/03/2025) pagi mengaku hingga bulan Ramadhan ini Kafe tersebut masih membuat kebisingan dengan menggelar musik pada sore hari hingga menjelang berbuka puasa.












