Asahan - Tanjungbalai

Tim Monitoring TP PKK Sumut Sambangi 3 Desa Dan 2 Kelurahan Di Asahan

54
×

Tim Monitoring TP PKK Sumut Sambangi 3 Desa Dan 2 Kelurahan Di Asahan

Sebarkan artikel ini
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi ketika menyampaikan arahan dalam kunjungan Tim Monitoring TP PKK Sumut di Desa Tanjung Asri, Kecamatan Sei Dadap, Selasa (30/06/2026). (gan)

TERITORIAL24.COM, Asahan- Tim Monitoring Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (30/06/2026) menyambangi 3 desa dan 2 kelurahan di Asahan.

Kahadiran tim monitoring tersebut dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026 sekaligus evaluasi dan penilain lomba PAAR, lomba UP2K, lomba Tertib Administrasi PKK, lomba AKU HATINYA PKK dan lomba IVA Test yang melibatkan desa dan kelurahan itu.

Ke – 3 desa dan 2 kelurahan yang disambangi Tim Monitoring PKK Sumut hari itu masing – masing Desa Tanjung Asri Kecamatan Sei Dadap, untuk lomba Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital atau PAAR.

Kelurahan Sentang Kecamatan Kota Kisaran Timur, untuk lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga atau UP2K. Desa Rahuning, Kecamatan Rahuning untuk lomba Tertib Administrasi PKK.

Desa Persatuan, Kecamatan Pulau Rakyat lomba Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman atau AKU HATINYA PKK dan Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman untuk lomba Inspeksi Visual dengan Asam Asetat atau IVA Test.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi dalam arahannya ketika memnyambut Tim Monitoring TP PKK Sumut di Desa Tanjung Asri, Kecamatan Sei Dadap mengungkapkan, sesuai hasil evaluasi tingkat Kecamatan dan Kabupaten, Desa Tanjung Asri terpilih sebagai desa terbaik dalam pelaksanaan PAAR Tahun 2026 di Asahan.

Untuk itu dirinya berterima kasih kepada seluruh OPD dan TP PKK Asahan yang telah membina Desa Tanjung Asri hingga mampu mewakili Asahan pada tahap monitoring tingkat Sumut.

Menurutnya berbagai program telah dijalankan dalam rangka mendukung keberhasilan PAAR di desa tersebut. Diantara program itu seperti pembinaan perlindungan perempuan dan anak, pencegahan KDRT, pembinaan spiritual melalui Gerakan Magrib Mengaji, pembinaan organisasi remaja, penguatan layanan kesehatan melalui posyandu anak, remaja dan lansia- hingga penyuluhan bela negara.

Diharapkannya seluruh program tersebut dapat terus berlanjut meski proses monitoring telah selesai. Sehingga pelaksanaan program itu tidak sia – sia dengan mampu melahirkan generasi berkualitas, bermartabat, dan religius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *