Selain itu Taufik juga menyinggung permasalahan pengembangan UP2K dan Tertib Administrasi PKK. Menurutnya lomba UP2K merupakan momen peningkatan motivasi kelompok UP2K dalam mengembangkan usaha ekonomi keluarga.
Lomba ini juga mendorong peningkatan kualitas administrasi, tata kelola usaha, inovasi produk, pemasaran UMKM, peningkatan kesejahteraan keluarga, serta melahirkan wirausaha baru yang mandiri dan berkelanjutan.
Sedang lomba Tertib Administrasi PKK merupakan tindak lanjut dari supervisi yang dilaksanakan pada 29 April 2026 lalu, di mana Asahan berhasil masuk nominasi tahap monitoring.
Hal itu menegaskan jika penilaian tersebut menjadi tolok ukur pelaksanaan 10 Program Pokok PKK oleh TP PKK Asahan di tingkat desa dan kelurahan.
Ketua TP PKK Asahan Yusnila Indriati Taufik dalam sambutannya dikesempatan yang sama mengatakan, TP PKK Asahan melakukan pembinaan intensif kepada desa dan kelurahan yang mengikuti lomba agar memperoleh hasil yang maksimal.
Karena keberhasilan pembinaan tidak terlepas dari dukungan perangkat daerah serta komitmen Bupati Asahan dalam mendukung seluruh program kerja TP PKK guna mewujudkan visi Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.
Sementara, Ketua Tim Monitoring TP PKK Sumut Afriani Syafitri disela melaksanakan monitoring AKU HATINYA PKK mengatakan, monitoring tersebut merupakan bagian dari rangkaian HKG PKK Tahun 2026 dan juga sebagai tindak lanjut hasil supervisi sebelumnya.
Dia juga menegaskan bahwa monitoring itu bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan untuk melihat secara langsung implementasi 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat sekaligus mengevaluasi kinerja kader PKK di lapangan.
Dia juga mengingatkan agar seluruh TP PKK tetap tertib melakukan penginputan laporan melalui aplikasi Sistem Informasi Pelaporan dan Data (SIPANDA).
Selain itu juga berharap seluruh peserta tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi mampu menjadikan lomba sebagai sarana meningkatkan taraf hidup masyarakat serta menghadirkan desa dan kelurahan yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Sumut.












