Tebing Tinggi - Batu Bara

‎Tragedi Ponpes Al Khoziny: PKS-PPP DPRD Tebing Tinggi Sampaikan Belasungkawa Mendalam

679
×

‎Tragedi Ponpes Al Khoziny: PKS-PPP DPRD Tebing Tinggi Sampaikan Belasungkawa Mendalam

Sebarkan artikel ini
‎Musibah ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (29/9/2025)(foto: Twitter@na_dirs)

‎TERITORIAL24.COM,‎TEBING TINGGI – Musibah ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (29/9/2025), meninggalkan duka mendalam.

Tragedi ini merenggut nyawa sedikitnya 14 santri dan menyebabkan puluhan lainnya luka-luka, dengan total korban sementara mencapai 59 orang.

‎Belasungkawa datang dari berbagai daerah, termasuk dari DPRD Kota Tebing Tinggi.

Ketua Fraksi PKS-PPP DPRD Tebing Tinggi, Anda Yaseer, menyampaikan doa dan dukungan bagi para korban serta keluarga yang ditinggalkan.

‎“Kami sangat berduka cita atas musibah ini. Semoga para santri yang wafat husnul khatimah, kembali kepada Allah dalam keadaan terbaik, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran serta keikhlasan dalam menghadapi cobaan berat ini,” ucap Anda Yaseer pada Sabtu (4/10/2025).

‎Tangis dari Reruntuhan

‎Ambruknya musala empat lantai di kompleks Ponpes Al Khoziny terjadi mendadak.

Para santri yang saat itu sedang beraktivitas tidak sempat menyelamatkan diri.

Tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi, sementara suasana haru menyelimuti lokasi.

‎Hingga kini, data menunjukkan 14 santri meninggal dunia dan 45 lainnya mengalami luka-luka.

Jerit pilu dan doa terus mengiringi setiap jasad yang ditemukan, menambah kesedihan mendalam bagi keluarga maupun masyarakat.

‎Pesan Kemanusiaan dan Solidaritas

‎Menurut Anda Yaseer, tragedi ini bukan hanya duka keluarga korban, tetapi juga luka bersama bangsa.

Santri adalah generasi penerus, kehilangan mereka adalah kehilangan yang besar.

‎“Kami di Tebing Tinggi, meski jauh, merasakan luka itu. Karena setiap nyawa anak bangsa begitu berharga, apalagi mereka sedang menuntut ilmu agama. Solidaritas dan doa kami tercurah bagi para korban,” ujarnya.

‎Desakan Evaluasi Konstruksi Bangunan

‎Selain doa, Ketua Fraksi PKS-PPP DPRD Tebing Tinggi itu juga mendesak agar tragedi ini dijadikan pelajaran penting.

Pemerintah diminta memperketat pengawasan pembangunan gedung, khususnya lembaga pendidikan.

‎“Peristiwa ini harus jadi pelajaran berharga. Jangan sampai ada lagi bangunan yang didirikan tanpa standar konstruksi yang benar.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *