TERITORIAL24.COM, MEDAN – Turnamen Gala Siswa Indonesia (GSI) 2025 tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Medan resmi ditutup Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Sabtu, 19 Juli 2025.
Penutupan berlangsung di Lapangan Sepakbola Cadika, Medan Johor, sekaligus menandai berakhirnya kompetisi selama lima hari yang diikuti 21 tim dari seluruh kecamatan di Kota Medan.
Laga final mempertemukan tim Kecamatan Medan Kota dan Medan Maimun. Medan Kota keluar sebagai juara usai menang tipis 1-0 dan berhak atas trofi Piala Wali Kota Medan serta uang pembinaan sebesar Rp10 juta. Sementara Medan Maimun meraih juara kedua dan menerima Rp8 juta.
Posisi ketiga diraih oleh Kecamatan Medan Selayang dengan hadiah Rp6 juta, disusul Medan Labuhan di posisi keempat yang mendapat Rp4 juta.
Selain itu, penghargaan individu juga diberikan, termasuk Top Skor kepada Affandi dan M. Fikri (masing-masing 5 gol), Pemain Terbaik kepada Adlyano Alfarizi, dan Tim Favorit kepada Kecamatan Medan Barat. Bantuan peralatan sepakbola turut diberikan kepada tiga pelajar.
Wali Kota Medan Rico Waas dalam sambutannya mengapresiasi semangat dan kemampuan para peserta. Ia menyebut para pemain menunjukkan kemampuan di atas rata-rata pelajar seusia mereka. “Skill, passing, kerja sama, dan sportivitasnya luar biasa. Sudah seperti pemain profesional,” ujar Rico.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan lanjutan, termasuk memperhatikan potensi dari seluruh tim yang berlaga, bukan hanya yang meraih juara.
“Pemain terbaik tidak selalu berasal dari tim juara. Perlu ada perhatian menyeluruh terhadap 21 tim yang bertanding,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Benny Sinomba Siregar menambahkan bahwa GSI merupakan agenda tahunan yang menjadi ajang seleksi menuju jenjang lebih tinggi.
“Kami akan terus mencari bibit-bibit unggul dari Kota Medan untuk bisa berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Benny.
Turnamen GSI 2025 ini mendapat dukungan penuh dari Pemkot Medan dan dihadiri sejumlah pejabat seperti Ketua KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal, Asisten Pemerintahan Muhammad Sofyan, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga T Chairuniza.(Anggi)












