Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak, disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.
Pendidikan kepramukaan juga diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian daring, perundungan, intoleransi, serta penggunaan teknologi digital yang tidak bijak.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, lanjut Timur, berkomitmen mendukung Gerakan Pramuka sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia, termasuk melalui pengembangan kepemimpinan, kreativitas, dan kecakapan digital.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Sumatera Utara tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta dari kalangan pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA.
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut, Dr. Dikky Anugerah, S.Sos., M.SP., unsur Forkopimda Sergai, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, serta organisasi kepemudaan.
Dalam kesempatan tersebut, sekitar 1.000 anggota Pramuka menampilkan atraksi Tari Semaphore. Delegasi Pengakap Negeri Terengganu, Malaysia, juga turut menghadiri kegiatan tersebut.
Melalui peringatan ini, Gerakan Pramuka diharapkan semakin berperan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai kebangsaan serta semangat gotong royong.(Akbar)












