Asahan - Tanjungbalai

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Lokasi Banjir di Jalan Ampera dan Bandar Jepang, Pastikan Penanganan Cepat dan Tepat

274
×

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Lokasi Banjir di Jalan Ampera dan Bandar Jepang, Pastikan Penanganan Cepat dan Tepat

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Lokasi Banjir di Jalan Ampera dan Bandar Jepang, Pastikan Penanganan Cepat dan Tepat. (Ist/Ilham)

TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai — Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir di Kecamatan Datuk Bandar pada Selasa (8/4/2025). Peninjauan ini dilakukan bersama sejumlah pejabat terkait, termasuk para Asisten, Staf Ahli, Kepala BPBD, Kepala Dinas PUPR, Kepala Baperida, Camat, dan Lurah setempat.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa langkah-langkah penanganan banjir dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Tim monitoring turun langsung ke lokasi-lokasi yang terkena dampak, antara lain di Jalan Ampera dan kawasan Bandar Jepang.

Kepala Dinas PUPR Tanjungbalai, Tety Juliani Siregar, menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera II serta Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara dalam upaya penanganan genangan air yang bersumber dari luapan Sungai Sukaraja, Asahan.

Dalam keterangannya, Wakil Wali Kota menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menangani banjir yang kerap terjadi secara berulang di wilayah tersebut.

“Banjir ini hampir setiap tahun terjadi. Karena itu, kami ingin mengetahui dan memastikan apa akar persoalan dari banjir yang terus berulang. Dari hasil tinjauan, salah satu penyebabnya adalah pintu klep air yang tidak berfungsi, sehingga air masuk ke permukiman warga,” ujar Fadly.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemko Tanjungbalai akan mengkaji sejumlah solusi jangka panjang, termasuk perbaikan tanggul sungai yang berbatasan langsung dengan permukiman. “Pembenahan akan dilakukan secara masif, tentunya dengan menyesuaikan kemampuan anggaran serta koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, sesuai dengan kewenangan masing-masing,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang atau OPD terkait.

“Langkah-langkah ini diambil agar banjir tidak lagi menjadi ancaman tahunan bagi warga Tanjungbalai,” pungkas Wakil Wali Kota.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *