TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai – Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan monitoring aktivitas pedagang dan pembeli di kawasan Pasar Veteran dan Bengawan pada Rabu pagi (28/5/2025).
Kegiatan ini juga dirangkai dengan pengecekan langsung aset milik Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai yang berada di bawah pengawasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagper), serta tinjauan awal terhadap rencana normalisasi aliran Sungai Silo.
Saat tiba di lokasi, Wali Kota langsung berdialog dengan pedagang dan pembeli, menanyakan harga komoditas dan mendengarkan harapan mereka terhadap kondisi pasar.
“Tadi saya mendengar langsung aspirasi dari pedagang dan pembeli yang berharap agar pasar tradisional seperti Pasar Veteran dan Bengawan dapat dibenahi agar tidak terlihat kumuh, lebih bersih, dan layak,” ujarnya.
Wali Kota juga mengimbau para pedagang untuk selalu menjaga kebersihan, ketertiban, serta menciptakan kenyamanan bagi para pengunjung pasar.
Ia menekankan pentingnya tidak menggunakan fasilitas umum untuk berjualan yang dapat mengganggu akses jalan dan kelancaran lalu lintas.
Selain aktivitas pasar, beberapa titik strategis turut dipantau, termasuk aset Pemko Tanjungbalai yang saat ini dikelola oleh Disdagper, area parkir roda dua, serta kondisi Sungai Silo yang terletak tepat di belakang Pasar Veteran.
Sungai tersebut direncanakan akan dinormalisasi melalui kegiatan gotong royong yang melibatkan pembersihan sampah dan eceng gondok.
Wali Kota Mahyaruddin Salim juga menginstruksikan sejumlah OPD untuk segera menindaklanjuti rencana tersebut, termasuk penanganan tambatan kapal dan aspek lain yang menjadi perhatian pemerintah daerah.
Turut hadir dalam kegiatan monitoring ini antara lain Asisten Ekbang drh Muslim, Staf Ahli Tajul Abrar Nur Ritonga, Kadis PUTR Tetty Juliani Siregar, Kasatpol PP Pahala Zulfikar Panjaitan, Plh Kadishub Elvandia, Kadis Koperasi dan UKM Agus Salim, Plh Kadis Kominfo Heri Antoni, camat dan lurah setempat.
Dengan kegiatan ini, Pemko Tanjungbalai menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pasar yang bersih, tertib, serta lingkungan yang sehat bagi masyarakat. Normalisasi Sungai Silo pun diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas warga serta mengurangi potensi banjir di sekitar kawasan pasar.(ilham)












