Asahan - Tanjungbalai

Wali Kota Mahyaruddin Salim Buka Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Makanan SPPG Kota Tanjungbalai

224
×

Wali Kota Mahyaruddin Salim Buka Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Makanan SPPG Kota Tanjungbalai

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Mahyaruddin Salim Buka Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Makanan SPPG Kota Tanjungbalai. (ist/ham)

TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai –Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, membuka secara resmi Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Makanan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Tanjungbalai. Kegiatan ini digelar di Aula Alteri Garden, Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Sabtu (4/10/2025).

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Tanjungbalai. Program tersebut tertuang dalam misi keempat Pemerintah Kota, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui percepatan hasil pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu fokus kami. Program ini harus memperhatikan berbagai aspek penting, seperti keamanan pangan sesuai standar Badan Gizi Nasional, penanganan bahan baku berkualitas, fasilitas penyimpanan yang higienis, serta kebersihan dan distribusi makanan yang tepat,” ujar Mahyaruddin.

Pelatihan ini diikuti sekitar 130 peserta, terdiri dari Yayasan SPPG Kapias Pulo Biaya Teluk Nibung (50 orang), Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Tanjungbalai Selatan (50 orang), serta panitia pelaksana.

Wali Kota juga mengucapkan terima kasih kepada Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Tanjungbalai atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga standar gizi dan keamanan pangan demi kesuksesan program MBG yang sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kesuksesan program MBG berpengaruh terhadap sejumlah indikator pembangunan daerah. Saat ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tanjungbalai berada di angka 75,95 poin, dan target kita pada tahun 2030 meningkat menjadi 85,15 poin. Pertumbuhan ekonomi saat ini 4,91%, ditargetkan naik menjadi 7,25–7,65% pada tahun 2030, serta menurunkan tingkat kemiskinan dari 11,97% menjadi 7,75%,” jelasnya.

Ia berharap seluruh pengelola SPPG benar-benar memperhatikan standar gizi, keamanan, kualitas, serta proses distribusi pangan agar tujuan program dapat tercapai dengan optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *