Asahan - Tanjungbalai

Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi Badan Wakaf Indonesia Kota Tanjungbalai

219
×

Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi Badan Wakaf Indonesia Kota Tanjungbalai

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi Badan Wakaf Indonesia Kota Tanjungbalai. (ist/ham)

TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai— Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menerima audiensi sekaligus silaturahmi dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kota Tanjungbalai, Provinsi Sumatera Utara, di Ruang Kerja Wali Kota, Senin (11/8/2025).

Audiensi tersebut turut dihadiri Kabag Kesra Herry Gunawan, Ketua BWI Kota Tanjungbalai Mas Budi Panjaitan, serta jajaran pengurus BWI lainnya. Pertemuan membahas pembentukan organisasi BWI Perwakilan Kota Tanjungbalai periode 2025–2028 dan upaya optimalisasi pengelolaan tanah wakaf di wilayah setempat.

Dalam arahannya, Wali Kota Mahyaruddin Salim menyampaikan harapan agar BWI mengambil langkah konkret dalam memperkuat sosialisasi mengenai wakaf dan peraturan-peraturannya kepada masyarakat.

“Masih banyak masyarakat yang belum memahami tentang wakaf serta aturan yang mengaturnya. Soal pembentukan pengurus BWI periode 2025–2028, nanti akan kami bicarakan dulu dengan Kesra dan Kemenag Kota Tanjungbalai. Pemerintah siap mendukung setiap hal yang baik,” ujarnya.

Wali Kota juga menanggapi rencana optimalisasi aset wakaf yang ada di Kota Tanjungbalai. Menurutnya, BWI berperan penting sebagai penggerak dalam memberikan pembinaan kepada para nazir, sehingga aset wakaf dapat dikelola secara baik, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sebelumnya, Ketua BWI Kota Tanjungbalai Mas Budi Panjaitan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan waktu yang diberikan Wali Kota untuk menerima kunjungan tersebut. Ia menjelaskan, audiensi ini dilaksanakan menyusul diterbitkannya Surat Keputusan Badan Wakaf Indonesia Nomor: 081/BWI/P-BWI/2025 tentang penetapan pengurus perwakilan BWI Kota Tanjungbalai periode 2025–2028.

“BWI Tanjungbalai ingin membangun silaturahmi, sinergitas, dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai, khususnya dalam pengelolaan wakaf, guna mendukung visi Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera),” jelas Mas Budi.(ilham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *